Kajati Jatim Ajak Jajaran Susuri Sungai Maron, Aksi Nyata Jaga Ekosistem Sungai

Kajati Jatim Ajak Jajaran Susuri Sungai Maron, Aksi Nyata Jaga Ekosistem Sungai

Kajati Jatim Prof (HCUA) Dr. Mia Amiati, SH, MH, CMA, CSSL para hari Jumat tanggal 14 Februari 2025 mengajak seluruh jajaran yang terdiri dari para Pejabat Utama di lingkungan Kejati Jatim dan para Kajari se Jatim, menyusuri sungai Maron yang berlokasi di--

MEMORANDUM.CO.ID - Ekosistem sungai yang sehat memiliki peran penting bagi kehidupan. Sungai yang terjaga dengan baik akan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Namun, menjaga ekosistem sungai bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan kesadaran dan tindakan nyata dari berbagai pihak, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar sungai.

Menyadari pentingnya menjaga kualitas sungai, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kajati Jatim), Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, SH, MH, CMA, CSSL, pada hari Jumat, 14 Februari 2025, mengajak seluruh jajarannya, yang terdiri dari para Pejabat Utama di lingkungan Kejati Jatim dan para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Jawa Timur, untuk melakukan aksi nyata dengan menyusuri Sungai Maron yang terletak di Kabupaten Pacitan.

BACA JUGA:Kajati Jatim Ajak Seluruh Jajaran Sukseskan WBBM 2025

BACA JUGA:Ju-Jitsu Jatim Incar Juara Umum di Kejurnas Piala Kajati Jatim

Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Kajati Jatim ingin memberikan contoh langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Sungai Maron, dengan keindahan alamnya yang masih terjaga, menjadi pilihan yang tepat untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga ekosistem sungai.

"Sungai ini harus kita jaga bersama. Airnya yang mengalir dari hulu ke hilir adalah sumber kehidupan. Jika kita tidak merawatnya, dampaknya akan sangat besar bagi kita dan generasi mendatang," ujar Kajati Jatim saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Kajati Jatim berharap, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas sungai. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta dalam upaya pelestarian sungai, mulai dari hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah ke sungai, hingga terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan rehabilitasi sungai. (*)

Sumber: