Tabligh Akbar Bersama Gus Iqdam, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel dan Tenaga Kesehatan

Tabligh Akbar Bersama Gus Iqdam, Polres Kediri Siagakan Ratusan Personel dan Tenaga Kesehatan

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto SH SIK.-Biro Kediri-

KEDIRI, MEMORANDUM - Polres Kediri menyiagakan ratusan personel dan tenaga kesehatan dalam rangka mendukung kelancaran acara Tabligh Akbar.

BACA JUGA:Aksi Tawuran 2 Kelompok di Sidotopo Lor Digagalkan, Enam Remaja Diamankan 

Tabligh Akbar yang diadakan Polres Kediri ini dengan mengundang penceramah yaitu KH Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam asal Blitar. Acara tabligh Akbar ini rencananya akan dilaksanakan pada Rabu 15 Mei 2024.

BACA JUGA:Warga Made Barat Ditangkap Polisi Simpan 144 Gram Sabu 

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto SH SIK menuturkan tabligh Akbar dilaksanakan di halaman Mapolres Kediri.

BACA JUGA:Beli Ganja 18 Gram, Karyawan Bank Asal Driyorejo Diadili 

"Tabligh Akbar dengan mengundang penceramah Gus Iqdam ini diadakan dalam rangka menjaga harkamtibmas menjelang Pemilukada 2024, aman, damai, lancar dan kondusif,"tutur AKBP Bimo.

BACA JUGA:Marak Perampasan HP di Kebonsari, Warga akan Pancing Pelaku 

Dalam acara tersebut, Polres Kediri tengah menyiapkan kantong parkir di beberapa titik untuk para jemaah. Selain itu juga, Polres Kediri juga menyiapkan layar tancap lebar di tiga titik.

BACA JUGA:Jambret Kalung Emak-emak Kebonsari Gentayangan 

"Kantong parkir sudah kita siapkan dan juga layar lebar untuk para jemaah,"jelas AKBP Bimo.

BACA JUGA:Berangkat Kerja, Tas Karyawan Katering Dijambret 

Terpenting, diungkapkan Kapolres Kediri, diimbau kepada para jemaah yang datang membawa anaknya agar diawasi dan diperhatikan.

BACA JUGA:Pemotor Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Diponegoro 

Selain itu juga kepada para jemaah agar lebih berhati-hati membawa barang berharga.

BACA JUGA:Jebol Plafon, Toko Kue Dukuh Kupang Dibobol 

"Kami mengimbau dan berpesan bila membawa anaknya agar diawasi dan sekaligus bila membawa ponsel agar berhati-hati jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,"ungkap AKBP Bimo. (*)

Sumber: