Komisi C DPRD Bojonegoro Bahas Realisasi APBD 2025 dan Proyeksi Pelaksanaan APBD 2026

Jumat 09-01-2026,15:09 WIB
Reporter : Sutopo
Editor : Fatkhul Aziz

BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja yang fokus pada evaluasi realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 serta pembahasan proyeksi pelaksanaan APBD untuk Tahun Anggaran 2026.

Rapat yang digelar di ruang kerja DPRD tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan anggaran daerah, Jumat 9 Januari 2026.

BACA JUGA:Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar Dinobatkan Sebagai Pemimpin Inovatif Asia Global Award 2025


Mini Kidi--

Dalam rapat kerja tersebut, anggota Komisi C mencermati capaian realisasi pendapatan dan belanja daerah sepanjang tahun 2025, termasuk efektivitas pelaksanaan program serta serapan anggaran dari masing-masing perangkat daerah mitra kerja Komisi C. 

Evaluasi pelaksanaan anggaran dinilai penting untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai dengan perencanaan serta aturan perundang-undangan. 

BACA JUGA:Ini Capaian Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bojonegoro kepada Rakyat di Tahun 2025

Komisi C juga menyoroti sejumlah tantangan dan hambatan yang memengaruhi realisasi APBD 2025. Hal ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam penyusunan serta pelaksanaan anggaran tahun berikutnya. 

"Untuk APBD 2026, DPRD mendorong agar proyeksi anggaran disusun secara realistis, terukur, dan mengutamakan prioritas pembangunan daerah yang strategis," ujar Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto. 

Selain itu, DPRD melalui Komisi C menegaskan pentingnya perencanaan anggaran yang akuntabel, transparan, dan tepat sasaran agar dukungan anggaran mampu meningkatkan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Sinkronisasi antara perencanaan dan penganggaran juga menjadi perhatian penting agar pelaksanaan APBD dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan riil daerah.(top)

Kategori :