HPN 2026

Pemkot Madiun Percepat Serapan Anggaran 2026, Seluruh Kegiatan OPD Dipantau Digital

Pemkot Madiun Percepat Serapan Anggaran 2026, Seluruh Kegiatan OPD Dipantau Digital

Plt Wal Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.--

MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus mendorong percepatan pelaksanaan program dan serapan anggaran di tahun 2026. Sejumlah langkah strategis disiapkan agar realisasi kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun.

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengatakan, bahwa seluruh rencana kegiatan yang telah disusun dalam APBD murni 2026 harus segera direalisasikan.

“Saya kemarin sudah menyampaikan apa yang sudah kita rencanakan di 2026 ini di murni itu segera nanti dibelanjakan. Jangan sampai nanti kita itu baru menyerap semuanya di akhir-akhir. Sehingga apa yang kita butuhkan untuk bisa dipercepat, ya dipercepat. Semua sesuai dengan rencana yang sudah direncanakan,” ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.

BACA JUGA:Kampung Jepang dan Hutan Kota Dipoles Ulang, Pemkot Madiun Siapkan Anggaran Ratusan Juta


Mini Kidi--

Menurut Bagus, percepatan tidak hanya sebatas imbauan. Ia memastikan evaluasi dilakukan secara berkala dan ketat. Bahkan, seluruh sub kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dipantau secara digital dan terintegrasi.

“Evaluasi pasti terus-menerus karena ini nanti akan online-kan seluruh sub kegiatan di OPD. Saya kemarin sudah minta ke Pak Kadis Kominfo, semuanya digitalisasi, mereka melaporkan semuanya online dan semuanya terpantau di dalam tab saya,” jelasnya.

Dengan sistem tersebut, progres pelaksanaan kegiatan maupun tingkat serapan anggaran dapat dipantau secara real time.

“Terlihat, sudah dieksekusi atau belum,” tambahnya.

BACA JUGA:Tak Ingin Terpusat di PSC, Pemkot Madiun Kembangkan Wisata Sejarah Kuncen–Taman

Sementara untuk proyek fisik, saat ini masih dalam tahap pengajuan daftar kegiatan dan segera memasuki proses lelang.

“Kalau fisik saat ini baru mengajukan ke saya listnya dan habis ini mungkin Februari ini akan sudah mulai dilelang,” ungkap Bagus.

Ia berharap proses lelang dapat dimulai dan berjalan sesuai target pada Februari ini, sehingga pelaksanaan fisik tidak mengalami keterlambatan dan pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat.

“Ya, semoga Februari sudah mulai lelang,” pungkasnya. (adi)

Sumber:

Berita Terkait