new idulfitri

Kejar Target Rp52 Miliar, Baznas Jatim Perkuat Strategi Penghimpunan Zakat 2026

Kejar Target Rp52 Miliar, Baznas Jatim Perkuat Strategi Penghimpunan Zakat 2026

Ketua BAZNAS Jatim, Ali Maschan Moesa, mengaku optimistis bisa melampaui target penghimpunan zakat 2026.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur mencatat realisasi penghimpunan Zakat sebesar Rp47 miliar hingga pertengahan Februari 2026. Capaian tersebut setara 90 persen dari target tahunan sebesar Rp52 miliar.

Ketua Baznas Jatim, Ali Maschan Moesa, menyampaikan bahwa pihaknya optimistis target tahunan tersebut dapat terlampaui seiring meningkatnya partisipasi masyarakat pada bulan Ramadan.

"Setiap tahun, Ramadan selalu menjadi momentum meningkatnya kesadaran berzakat. Kami yakin target Rp52 miliar bisa tercapai, bahkan melampaui," kata Ali, Rabu, 18 Februari 2026.

BACA JUGA:Baznas Bidik 50 Ton Beras Zakat Fitrah ASN Tulungagung, Pengumpulan Mulai 1 Maret


Mini Kidi--

Ali menjelaskan, dana zakat yang dihimpun melalui instansi pemerintah dikelola secara proporsional. Sebanyak 70 persen dikembalikan ke daerah, sementara 30 persen dikelola Baznas untuk mendukung berbagai program sosial.

Menurutnya, pencapaian hampir maksimal di awal tahun menjadi indikator positif bagi keberlanjutan program-program kesejahteraan masyarakat. Target tahunan bukan hanya angka, tetapi menjadi dasar untuk memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Semakin besar penghimpunan, semakin luas pula manfaat yang bisa kami salurkan. Ini adalah amanah dari para muzakki yang harus dikelola dengan baik," tukasnya. 

BACA JUGA:Sinergi Tiga Pilar Bangkingan Salurkan Bantuan Kursi Roda Baznas untuk Lansia

Sebagai bagian dari penguatan penghimpunan dan distribusi zakat, BAZNAS Jatim juga menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan dengan menyalurkan bantuan kepada 850 bunda ojek online berupa paket sembako dan bantuan tunai.

Selain itu, dana zakat juga dialokasikan untuk program berkelanjutan, seperti santunan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu, bantuan renovasi rumah tidak layak huni, serta santunan bagi warga sebatang kara.

BACA JUGA:Perebutan Kursi Pimpinan Baznas Kota Mojokerto, 8 Peserta Melaju ke Tahap Selanjutnya

Ali menambahkan, pencapaian target tahunan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, muzakki, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Dengan realisasi Rp47 miliar dan masih tersisa beberapa bulan menuju akhir tahun, BAZNAS Jatim optimistis target Rp52 miliar dapat tercapai, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur. (Ain)

Sumber: