Rektor Unmer Pasuruan Dilantik, Mas Adi Dorong Kampus Siapkan SDM Unggul
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menghadiri pelantikan Rektor Unmer Pasuruan.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Universitas Merdeka Pasuruan resmi melantik M. Misdram, S.Kom., MM sebagai Rektor Unmer Pasuruan periode 2026–2030 dalam prosesi pengambilan sumpah di Aula GBK Unmer Pasuruan yang dihadiri Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Selasa 27 Januari 2026.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat dari dalam maupun luar daerah. Pergantian kepemimpinan ini menandai dimulainya arah baru Universitas Merdeka Pasuruan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi.
BACA JUGA:Selantang Mandiri 2026 Dibuka, Pemkot Pasuruan Perkuat Komitmen Lansia Berdaya
Dalam sambutannya, Rektor Unmer Pasuruan M. Misdram menyampaikan komitmennya untuk membawa kampus lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Amanah ini akan kami jalankan dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Misdram.

Mini Kidi--
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menekankan bahwa tantangan pembangunan saat ini tidak hanya terfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sosial, termasuk penguatan peran perguruan tinggi.
“Kita melihat tantangan hari ini adalah pembangunan sosial yang berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur lainnya, apalagi pembangunan universitas,” ungkap Mas Adi panggilan akrab Adi Wibowo .
Mas Adi menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyongsong Indonesia Emas melalui penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
BACA JUGA:Pemkot Pasuruan Jalin Kerja Sama Lintas Sektor Perkuat Pelayanan Publik
“Untuk menuju Indonesia Emas, yang harus kita siapkan adalah SDM-nya. Karena investasi terbaik adalah investasi sumber daya manusia melalui human research,” tegas Adi Wibowo.
Menurutnya, meskipun jumlah perguruan tinggi di Kota Pasuruan terbatas, kolaborasi dan sinergi antarlembaga pendidikan harus terus diperkuat agar transfer pengetahuan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Walaupun kampusnya tidak banyak, harapannya bisa mentransfer knowledge yang tentu sangat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat,” tuturnya.
BACA JUGA:Kali Kedua, Pemkot Pasuruan Sabet Predikat Kota Informatif
MAs Adi juga menegaskan bahwa mahasiswa harus dipersiapkan tidak hanya secara teoritis dan administratif, tetapi juga sebagai sumber daya manusia yang siap diterapkan saat kembali ke tengah masyarakat. (kd/mh)
Sumber:
