Sehari Dua Kecelakaan Terjadi di Tol Sumo, Ternyata Ini Penyebabnya
Anggota Sat PJR Ditlantas Polda Jatim menunjukkan mobil yang terlibat kecelakaan di tol Surabaya- Mojokerto.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dalam sehari, dua kecelakaan terjadi di Tol Surabaya - Mojokerto (Sumo), pada Senin 16 Februari 2026. Insiden pertama, pikap bermuatan durian terguling di KM 713+200 jalur B ruas Tol Sumo. Mobil dengan nopol K 9538 CZ itu dikemudikan Zidan (26), dan kernet Risky (19), asal Kabupaten Jepara.
Panit Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim III, Ditlantas Polda Jatim, Ipda Ridho Pramana mengatakan, mobil pikap awalnya melaju dari Bali hendak menuju ke Sragen, Jawa Tengah melalui lajur lambat.
BACA JUGA:Aksi Heroik di Tol Sumo, Bocah Korban Perundungan Berhasil Diselamatkan Polisi dan Warga

Mini Kidi--
"Setiba di KM 713+200 jalur B, kendaraan diduga mengalami pecah ban sebelah kiri bagian belakang. Akibatnya pengemudi kehilangan kendali, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak guardrail hingga akhirnya terguling," terang dia.
Di hari yang sama, kecelakaan melibatkan mobil Toyota Fortuner dan Hilux terjadi di KM 735/400 jalur A Tol Surabaya - Mojokerto. Kecelakaan ganda itu, diduga disebabkan sopir yang kurang konsentrasi.
BACA JUGA:Kecelakaan di Sememi Surabaya, Pemotor RX-King Tewas di Lokasi
Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.50 WIB, melibatkan Toyota Fortuner nopol B 1116 VJE dikemudikan Bambang Sisworo (36) berpenumpang Hamdi (29), asal Madura. Sedangkan Toyota Hilux nopol L 8530 VG dikemudikan Rikko Yunabto Prakoso (49) warga Tandes, Surabaya.
Ipda Ridho Pramana menjelaskan, semula mobil Toyota Fortuner melaju dari arah Jakarta menuju Madura dengan kecepatan sedang di bahu. Setiba di KM 735/400 A ruas Tol Su-Mo pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak roda depan kendaraan Toyota Hilux yang berjalan searah berada di lajur lambat.
BACA JUGA:Tekan Kecelakaan, Polsek Sukomanunggal Gelar Ram Check Truk di Exit Tol Banyu Urip
"Diduga kecelakaan terjadi akibat dari pengemudi Toyota Fortuner mendahului menggunakan bahu jalan dan kurang konsentrasi sehingga mengakibatkan terjadi laka lantas," terang Ridho.
Posisi akhir kedua kendaraan berhenti normal di baju jalan tol menghadap ke timur. Situasi pada saat kejadian arus lalin landai lancar cuaca gerimis. Pihak polisi bersama dengan pengelola tol mendatangi lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, menggelar olah TKP, mencari keterangan saksi dan mengamankan BB.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya kerugian materill kendaraan ditaksir mencapai Rp10 juta," pungkas dia.(fdn)
Sumber:



