GONG XI FA CAI 2026

Rambut Rontok Setelah Flu? Ini Penyebab dan Nutrisi yang Dibutuhkan

Rambut Rontok Setelah Flu? Ini Penyebab dan Nutrisi yang Dibutuhkan

-Ilustrasi (sumber foto: freepik)-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Banyak orang sering mengeluhkan bahwa rambut mereka rontok parah beberapa minggu setelah mereka pulih dari flu atau penyakit musiman. 

BACA JUGA:Bahaya Tidur dengan Rambut Terurai, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala

Apa yang menyebabkan rambut rontok dalam jumlah yang banyak ketika kesehatan mulai pulih? Kejadian ini menimbulkan rasa cemas, terutama karena rambut yang rontok tampak lebih banyak dari biasanya saat keramas atau menyisir.


Mini Kidi-- 

Fenomena ini disebut sebagai telogen effluvium, yang merupakan kerontokan rambut sementara akibat stres fisik atau infeksi.

Mengapa Rambut Rontok Setelah Sakit Flu?

Ketika tubuh berjuang melawan infeksi seperti flu, semua energi dan nutrisi diarahkan untuk proses penyembuhan. 

Hal ini dapat “menggeser” siklus pertumbuhan rambut dari fase pertumbuhan (anagen) ke fase istirahat (telogen) lebih cepat dari biasanya. Sekitar 1–3 bulan setelah sakit, rambut yang telah memasuki fase istirahat akan rontok secara bersamaan.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kerontokan rambut setelah flu atau sakit meliputi:

1. Demam tinggi-Suhu tubuh yang meningkat dapat mengganggu siklus folikel rambut.

2. Peradangan dalam tubuh-Respons imun terhadap infeksi dapat memicu stres sistemik.

3. Penurunan nafsu makan saat sakit-Asupan nutrisi yang berkurang memperlambat regenerasi sel rambut.

4. Kelelahan dan stress-Kurang istirahat selama masa pemulihan ikut memperparah kerontokan.

Kabar baiknya, kondisi ini umumnya bersifat sementara dan rambut akan tumbuh kembali dalam beberapa bulan jika tubuh kembali sehat.

Sumber: