Anak Berkebutuhan Khusus di Surabaya Dikeroyok Teman Sekolah
Tangkapan layar korban AM sewaktu dikeroyok temannya.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Surabaya sebagai Kota Ramah Anak harus kembali tercoreng. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) mengalami perundungan sewaktu di sekolah, pada Selasa 10 Februari 2026.
Korbannya adalah AM. Laki-laki berusia 16 tahun asal Jalan Dinoyo, Tegalsari, Surabaya itu dihajar sedikitnya oleh lima siswa lain di sekolahannya, yaitu di SMK Tunas Wijaya.
BACA JUGA:Dikeroyok dan Kepalanya Dibenturkan ke Batu Nisan, Siswa SMA di Situbondo Koma

Mini Kidi--
Dewi, bibi AM bercerita, kejadian bermula ketika korban tertidur di kelas ketika mata pelajaran agama. Dia kemudian dibangunkan guru pengampu mata pelajaran tersebut. AM kemudian diminta untuk cuci muka di kamar mandi.
"Saat di kamar mandi setelah cuci muka, korban bertemu dengan RN. Fia diadang saat mau kembali ke kelas oleh RN," katanya, Minggu 15 Februari 2026.
BACA JUGA:Tragis, Pria di Banyuwangi Tewas Diduga Dikeroyok Belasan Anak Punk
AM lalu jalan lain untuk menghindari RN. Setibanya di kelas, AM sempat menyingkirkan kursi. Saat itu beberapa pelaku lain ada yang memprovokasinya dengan ejekan-ejekan, agar AM ini naik pitam. "Korban ini marah lalu menendang kursi." ungkapnya.
Emosi AM sudah membuncah, dia kemudian menantang dan mengejar satu-persatu siswa yang melakukan perundungan terhadap dirinya, hingga keluar area sekolah Dia kemudian menghampiri TH dan memukulnya.
BACA JUGA:Masih di Bawah Umur, Remaja Keroyok Kakak Tiri Bersama Ayah di Kebomas Gresik Dilimpahkan ke Bapas
"Jadi waktu AM mau pulang itu masih diejek. Terus dia (korban) diajak satu lawan satu, tapi AM ini malah dikeroyok," ucapnya.
Dewi bercerita, AM ini sudah kerap mendapat perundungan dari temannya di sekolah. Sejak dia duduk di bangku SMP, hingga berlanjut di bangku SMK.
BACA JUGA:Keroyok Perawat di Puskesmas, Ibu dan Anak di Situbondo Masuk Penjara
"Yang paling parah di SMK ini. Semenjak masuk dapat satu bulanan sudah menjadi target bully. Korban ini anak inklusi," paparnya.
Sumber:




