Nawa Karsa Gresik Agropolitan Jaga Peningkatan Produksi Perikanan

Nawa Karsa Gresik Agropolitan Jaga Peningkatan Produksi Perikanan

Bupati Gresik Akhmad Yani menunjukkan salah satu ikan dalam kontes Bandeng Kawak.--

GRESIK, MEMORANDUM-Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak kembali diselenggarakan tahun ini. Pembudidaya dan pedagang menjual ikan bandeng yang menjadi komoditas unggulan perikanan, di momen akhir Bulan Ramadan.

Tradisi ini menjadi simbolisme Kabupaten Gresik sebagai kawasan perdagangan, keagamaan, dan pertanian-perikanan. "Pasar Bandeng ini menjadi puncak dari beberapa tradisi Kabupaten Gresik di akhir bulan Ramadan," kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

BACA JUGA:Arab Saudi Rayakan Idulfitri 10 April

Secara geografis, Kabupaten Gresik memiliki wilayah darat dan laut, serta kepulauan Bawean. Juga ada beberapa aliran sungai dan anak sungai seperti dari Bengawan Solo dan Kali Lamong.

BACA JUGA:Kapolres Gresik Apresiasi Kontes Bandeng Kawak 2024

Hal ini menjadikan potensi perikanan sangat besar, baik perikanan budidaya maupun tangkap. Menurut data BPS Kabupaten Gresik di tahun 2023 sebanyak 164.866.985 kilogram ikan hasil tangkap dan budidaya, terbanyak dari Ujungpangkah dan Duduksampeyan. 

Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya, di mana di tahun 2022 jumlahnya sebanyak 162.492.654 kilogram. Dari jumlah itu, di tahun 2023 sebanyak 152.917.475 kilogram merupakan hasil perikanan budidaya sedangkan sebanyak 11.949.510 kilogram adalah hasil ikan tangkap di laut. 

Peningkatan produktivitas perikanan, dari sisi kebijakan pemerintahan diwadahi melalui Nawa Karsa Gresik Agropolitan, khususnya sektor perikanan. Menurut catatan Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, untuk capaian Nawa Karsa Agropolitan Perikanan, Jumlah penerima manfaat aplikasi Program Go Tani Perikanan hingga tahun 2023 terealisasi 2.632 orang, melampaui dari target awal 1.195 orang. Rinciannya sebanyak 2.516 nelayan dan 116 pembudidaya ikan. 

Sedangkan jumlah nelayan kecil yang meningkat kapasitasnya melalui Program Nelayan Gresik Berdaulat, terealisasi 76 nelayan hingga tahun 2023. Bentuknya berupa diversifikasi alat tangkap, akses permodalan, kelembagaan, dan penguasaan teknologi pemantauan cuaca laut.

Untuk pembangunan Teknopark Berbasis Minapolitan hingga tahun 2023 terealisasi di 2 (dua) lokasi. Kampung Bandeng di desa Pangkah Wetan Ujungpangkah sudah resmi ditetapkan oleh Keputusan Menteri Kelautan Nomor 64 Tahun 2021 sebagai Kampung Bandeng Nasional. 

Dinas Perikanan juga sudah mengembangkan Kampung Windu di Desa Kemudi Duduksampeyan. Selain itu juga berhasil diadakan pembangunan sarana dan prasarana perikanan sebanyak 81 unit, mencakup rumah produksi, normalisasi saluran, hingga peralatan penunjang di Kampung Bandeng.

Kabupaten Gresik juga mendapatkan hibah berupa Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Sidayu yang berguna untuk meningkatkan nilai tambah ikan Bandeng melalui pengolahan pascapanen. 

Dari sisi pencapaian target kinerja Dinas Perikanan, terjadi peningkatan produksi perikanan baik perikanan tangkap maupun budidaya. Angka konsumsi ikan di Kabupaten Gresik tercatat cukup baik di angka 43,07 kilogram per kapita per tahun di tahun 2022.

Fandi Akhmad Yani berharap dengan beragam program dan capaian Nawa Karsa, sekaligus konservasi budaya seperti tradisi Pasar Bandeng bisa menjaga spirit agro-ekonomi. "Semoga para petani ikan tetap semangat dalam budidaya ikan," ujarnya.(*/fdn)

Sumber: