Lesu Penjualan, Pedagang Sepatu Praban Berharap Cemas
Suasana sepi toko sepatu di Jalan Praban. -Anwar Hidayat-
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Di tengah dinamika perekonomian yang tidak menentu dan perubahan pola konsumsi masyarakat, Toko Sepatu Sinar yang berlokasi di Jalan Praban nomor 25 Surabaya terpaksa menghadapi kenyataan pahit. Sepinya pembeli membuat penghasilaan tidak menentu. Hadi, harus rela menjalani hari-hari dengan penghasilan tak menentu.
BACA JUGA:Mau Tampil Stylish di Stadion? Ini Dia Pilihan Sepatu yang Pas!
“Sekarang jualan sepatu hanya buat bertahan hidup. Kalau ada pembeli, syukur. Kalau enggak ada, ya harus sabar,” ujar Hadi

--
Pria yang telah puluhan tahun menggeluti usaha sepatu ini mengungkapkan, kondisi penjualan semakin sulit diprediksi. Bahkan momen-momen besar seperti Idulfitri atau awal tahun ajaran baru pun tidak lagi memberikan dampak yang baik.
"Dulu pas Lebaran atau mau masuk sekolah, pasti ramai. Sekarang, meskipun sudah dekat tanggalnya, tetap saja sepi," imbuhnya.
BACA JUGA:Polisi Beri Sepatu Anak Yatim Piatu
Dari luar, toko tampak rapi dengan pajangan sepatu untuk berbagai usia. Namun suasana di dalam cenderung lengang. Terkadang seharian tidak ada satu pun pembeli yang datang.
Hadi mengaku, dirinya sempat merasa kecewa dan sedih melihat kondisi ini. Pasalnya, selama ini ia menggantungkan hidupnya dari hasil berjualan sepatu.
"Sehari-hari saya habiskan di toko ini. Dari pagi sampai sore menunggu pembeli," ungkapnya.
Menurut Hadi, lesunya pembeli tidak hanya terjadi pada bisnis sepatu miliknya, tapi juga dirasakan oleh banyak pedagang di sekitar Jalan Praban. Ia menyebut bahwa perubahan pola belanja masyarakat menjadi salah satu faktor utama.
"Sekarang orang lebih suka belanja online. Mereka lihat harga murah, diskon banyak, langsung klik. Padahal belum tentu kualitasnya bagus. Tapi karena harganya lebih miring, mereka lebih tertarik," kata Hadi.
Ia juga mencoba melakukan promosi secara sederhana, seperti memajang beberapa sepatu di depan toko agar lebih menarik perhatian pengendara yang lewat. Namun, upaya itu belum memberikan hasil yang signifikan.
"Ya beginilah, kami cuma bisa berusaha. Selebihnya, serahkan semua pada Tuhan," tutupnya. (yat)
Sumber:
