BACA JUGA:Jangan Sepelekan! Ini Alasan Charger HP dan Dashcam Harus Dicabut dari Lighter Mobil Saat Ditinggal
Masalah dapat muncul ketika HP menjadi solusi untuk berbagai kondisi, seperti saat anak menangis, bosan, sulit makan, atau ingin ditenangkan.
Jika pola tersebut berlangsung terus-menerus, anak dapat belajar bahwa HP merupakan alat utama untuk menghilangkan rasa bosan, kesal, atau tidak nyaman. Kebiasaan itu berpotensi terbawa hingga dewasa.
Akses Teknologi dan Literasi Digital
Memiliki HP tidak otomatis berarti seseorang mampu menggunakannya secara bijak. Literasi digital mencakup kemampuan memilah informasi, mengenali berita palsu, menjaga privasi, mengamankan akun, mengontrol penggunaan media sosial, memahami konten manipulatif, serta menyadari dampak jejak digital.
BACA JUGA:Rekomendasi Gim Seru di HP yang Bisa Kamu Mainkan pada Maret 2026
Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat pada 2023 sebanyak 81,52 persen anak usia 7–17 tahun menggunakan ponsel dan 55,94 persen pernah mengakses internet. Namun, hanya 37,5 persen yang pernah menerima informasi mengenai keamanan berinternet.
Kondisi tersebut menunjukkan akses terhadap teknologi berkembang lebih cepat dibanding kemampuan sebagian pengguna memahami risikonya.
Dampak Penggunaan HP Berlebihan
Penggunaan HP yang tinggi tidak otomatis berarti seseorang mengalami kecanduan. Hal yang perlu diperhatikan adalah ketika penggunaan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.
Beberapa dampaknya antara lain konsentrasi terganggu, waktu tidur berkurang, interaksi langsung menurun, serta produktivitas terganggu karena waktu terserap aktivitas digital yang tidak direncanakan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat penggunaan media sosial yang bermasalah pada remaja berkaitan dengan waktu tidur yang lebih sedikit dan waktu tidur yang lebih larut.
WHO juga melaporkan peningkatan perilaku penggunaan media sosial yang bermasalah pada remaja dalam studi lintas negara Eropa, Asia Tengah, dan Kanada. Penggunaan bermasalah antara lain ditandai kesulitan mengontrol penggunaan, mengabaikan aktivitas lain, serta munculnya konsekuensi negatif dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, penggunaan media sosial tidak dapat secara otomatis disimpulkan sebagai penyebab gangguan mental karena hubungan tersebut kompleks dan dipengaruhi berbagai faktor.
HP Juga Memberikan Manfaat