Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Menko Pangan Lantik Pengurus Gapembi Jatim di Malang

Kamis 09-04-2026,15:37 WIB
Reporter : Edy Riawan
Editor : Fatkhul Aziz

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Progam Makan Bergizi Gratis (MBG) dari asta cita presiden tidak hanya sepenuhnya menjadi tugas Bandan Gizi Nasional (BGN) pusat. Namun juga menjadi urusan pemerintah daerah setempat. Bahkan, sampai dengan Desa, Camat untuk melakukan pemantauan pelaksanaan teknis program MBG.

Hal itu disampaikan menteri koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan saat pelantikan Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) wilayah Jawa Timur, di hotel Mercury, Kota Malang, Kamis 9 April 2026.

BACA JUGA:Wali Kota Malang Pantau Uji Coba MBG Prasmanan di MIN 2


Mini Kidi Wipes.--

"Sekarang ini, tidak sedikit sedikit BGN ya, tapi semua seluruh Indonesia tangung jawab. Termasuk lurah, camat. Bertanggungjawab dalam pelaksanaan MBG di wilayahnya," terang Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan saat ditemui, Kamis 09 April 2026.

Disinggung di Kota Malang yang dilakukan uji coba MBG Prasmanan, Zulhas sapaan Zulkifli Hasan menyebut, jika hal itu malah lebih baik. Disajikan masih panas ataupun masih hangat untuk siswa.

BACA JUGA:Wali Kota Malang Launching SPPG Morse

Sementara itu, ketua Gapembi Wilayah Jawa Timur, Mahrus Sholeh menjelaskan, Gapembi merupakan mintai dari BGN. Sejumlah misi diperjuangkan dalam mendukung dan melakukan program pemerintah.

"Yang pertama, kami mentargetkan zero kesalahan dari layanan SPPG. Selanjutnya, memastikan sarpras dan peralatan di SPPG, sudah sesuai dengan juknis yang ditentukan BGN," terang Makrus yang juga pemilik SPPG di Kota  Malang.

Selain itu, Gapembi adalah mitra BGN, untuk bisa saling diskusi dan bertukar informasi. Sehingga, tidak sampai terjadi suspend, bahkan penutupan SPPG. Namun tidak mengetahui permalasahan ataupun informasi sebelumnya.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

"Jadi jangan sampai, tiba tiba mitra ini disuspend. Tapi tidak mengetahui sebelumnya. Untuk itu, Gapembi  juga sampai termasuk memberikan perlindungan kepada mitra selaku SPPG dan juga para penerima manfaat yakni masyakarat," lanjut Makrus.

Saat ini, di Jawa Timur sudah terdapat 3.800 SPPG. Ditargetkan, kan mancal angka 4.000.(edr)

Kategori :