Tiga Santriwati di Ngawi Laporkan Pengasuh Ponpes atas Dugaan Pencabulan
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama--
NGAWI, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Seorang pengasuh Pondok Pesantren di Kecamatan Widodaren, Kabupaten NGAWI, dilaporkan ke Polres NGAWI atas dugaan pencabulan terhadap tiga santriwati.
Ketiga pelapor diketahui berinisial P, (21), Z (21), dan D, (21). Mereka didampingi Yakuza Maneges Ngawi saat membuat laporan di Unit PPA Satreskrim Polres Ngawi. Usai membuat laporan, ketiga santriwati tersebut langsung melakukan visum di RS Widodo Ngawi.
BACA JUGA:Miris, Ayah Tiri di Surabaya Setubuhi Dua Anak Kembar

Mini Kidi Wipes.--
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, kasus ini berawal informasi dari Gus Thuba yang merupakan salah satu tokoh agama di wilayah Jawa Timur atau salah satu pimpinan Yakuza Meneges.
“Pada Kamis (21/5) malam kami dihubungi Gus Thuba menyampaikan akan terkait dugaan pencabulan terhadap santriwati," katanya. Jumat, (22/5).
Prayoga menjelaskan, setelah menerima laporan resmi dari korban yang didampingi Yakuza Meneges Ngawi tim unit PPA Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah ruangan ponpes, termasuk kamar pribadi pengasuh.
“Korban ada tiga santriwati dengan usia sudah dewasa,” jelasnya.

Gempur Rokok Illegal--
Prayoga menegaskan, sejauh ini tim unit PPA Satreskrim dari Polres Ngawi masih melakukan pendalaman materi tindak pidana yang terjadi. Pun, pihaknya mengaku sudah mendapatkan nama terduga pelaku pencabulan tiga santriwati tersebut.
"Sudah, tapi untuk terduga pelaku statusnya masih saksi. Nanti akan dilakukan pemeriksaan,” tegasnya. (ris/dik).
Sumber:







