SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kloter Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Surabaya, Rabu 4 Februari 2026.
BACA JUGA:2.518 JCH Kota Surabaya Ikuti Bimbingan Manasik Haji Terpadu
Khofifah berpesan kepada 626 peserta diklat agar meluruskan niat dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji dengan mengedepankan empati serta kepekaan dalam bertugas.
Mini Kidi--
“PPIH adalah garda terdepan yang mendampingi jemaah secara langsung. Tanggung jawabnya sangat besar,” ucap Khofifah.
BACA JUGA:FK Patuh Bersama UIN Satu Tulungagung Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji di Asrama Haji Surabaya
Ia menambahkan, tantangan penyelenggaraan ibadah haji semakin kompleks, terlebih Embarkasi Surabaya melayani jemaah dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
Khofifah membuka Diklat PPIH Kloter Embarkasi Surabaya di Asrama Haji.-Lailatul Nur Aini-
Menurutnya, kerja sama dan komunikasi antarpetugas harus terus diperkuat agar seluruh rangkaian pelayanan berjalan optimal.
BACA JUGA:Menhaj Larang Kepala Daerah Jadi Petugas Haji 2026
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, meminta peserta memanfaatkan waktu pelatihan selama 10 hari ke depan secara maksimal.
BACA JUGA:Tak Semua Lansia Dapat Pendamping, Kemenhaj Jatim Awasi Kesehatan Jemaah Haji
“Disiplin adalah kunci dalam melayani tamu Allah dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (ain)