selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Ke-13 Sebesar Rp 13,2 Miliar di Jombang

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Ke-13 Sebesar Rp 13,2 Miliar di Jombang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat sambutan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H di Pendapa Kabupaten Jombang.--

JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial melalui program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Jombang dengan total bantuan sebesar Rp 13.237.238.000, Rabu 11 Maret 2026.

Penyaluran bantuan sosial tersebut merupakan titik ke-13 yang dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Jombang Warsubi di Pendapa Kabupaten Jombang.


Mini Kidi Wipes.--

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bantuan sosial yang disalurkan mencakup intervensi perlindungan sosial bagi kelompok rentan seperti lansia kurang mampu dan penyandang disabilitas.

Khofifah menjelaskan program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) memberikan bantuan sebesar Rp 3.600.000 per tahun yang disalurkan setiap triwulan.

BACA JUGA:Operasional Mr DIY Disorot, Pakar Hukum Desak Pemkab Jombang Konsisten Tegakkan Perda

“Tapi kita membagikannya setiap triwulan. Jadi tadi menerimanya Rp900 ribu. Kalau lansia menerima Rp2 juta, kita membagikannya tiap triwulan. Tadi menerimanya Rp 500 ribu,” kata Khofifah.

Selain itu terdapat bantuan untuk penguatan kemandirian bagi masyarakat dengan kategori kemiskinan ekstrem.


Gempur Rokok Ilegal.--

Menurut Khofifah, penerima bantuan tersebut mendapatkan Rp 1,5 juta, namun bagi yang masuk program KIP Jawara akan menerima bantuan Rp 3 juta per keluarga.

“KIP Jawara ini berada di Desil 1-4. Kemudian tulang punggung ekonomi keluarga sudah tidak ada. Makanya mereka menerimanya lebih besar, yakni Rp 3 juta per orang atau keluarga,” jelasnya.

Pemprov Jawa Timur juga menyalurkan Bantuan Keuangan Desa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dengan nominal yang bervariasi sesuai hasil asesmen.

BACA JUGA:Pemkab Jombang Segel RatusanTower BTS Tak Kantongi Sertifikasi Laik Fungsi

“Satu desa ada yang Rp 300 juta, Rp 210 juta, ada juga yang Rp 100 juta. Sesuai dengan hasil asesmen,” paparnya.

Selain bantuan sosial, Pemprov Jawa Timur juga memberikan dukungan bantuan aspal untuk perbaikan jalan yang mengalami kerusakan akibat musim hujan berkepanjangan.

Khofifah menjelaskan pembagian kewenangan perbaikan jalan disesuaikan dengan status jalan, baik provinsi, nasional, maupun kabupaten.

BACA JUGA:Percepat Pembangunan KDKMP, Bupati Warsubi Identifikasi Aset Pemkab Jombang untuk Desa Minim Lahan

“Kalau jalan provinsi maka yang melakukan perbaikan adalah provinsi. Kalau jalan nasional ya pusat, BPJN yang memperbaiki,” ungkapnya.

Sementara untuk jalan kabupaten yang banyak mengalami kerusakan, pengerjaan perbaikan dilakukan oleh pemerintah kabupaten dengan dukungan aspal dari Pemprov Jawa Timur.

“Harapannya nanti lebaran mobilitas masyarakat bisa lebih lancar dan aman,” ujarnya.

BACA JUGA:Antisipasi Kebakaran, Pemkab Jombang Wajibkan Rekomendasi Damkar dalam PBG dan SLF

Menjelang Idulfitri, Khofifah juga memastikan ketersediaan stok pangan dan kebutuhan pokok dalam kondisi aman.

Khofifah mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan terutama untuk LPG 3 kilogram.

“Stok BBM juga aman. Dua hari lalu kita rakor di Polda. Dan saya mewanti-wanti justru LPG 3 kilogram, karena banyak asisten banyak yang pulang jadi yang di rumah harus aman. Jangan melakukan panic buying,” pungkasnya. (yus)

Sumber: