selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Hari Perempuan Internasional 2026, Khofifah Ajak 21 Juta Perempuan Jatim Perkuat Peran Pembangunan

Hari Perempuan Internasional 2026, Khofifah Ajak 21 Juta Perempuan Jatim Perkuat Peran Pembangunan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.-Lailatul Nur Aini-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak lebih dari 21 juta perempuan di Jatim memperkuat peran dalam pembangunan daerah dan nasional pada momentum Hari Perempuan Internasional 2026, Minggu 8 Maret 2026.

BACA JUGA:Rayakan Hari Perempuan Internasional: Sheraton Surabaya Gelar Women Move, Women Care Bersama Srikandi Grab

Peringatan Hari Perempuan Internasional tahun ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menegaskan komitmen terhadap perlindungan dan pemberdayaan perempuan.


Mini Kidi Wipes.--

Khofifah menilai perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah maupun nasional.

BACA JUGA:Khofifah Lantik Pengurus IKA Unair DKI Jakarta Periode 2025–2030, Perkuat Jejaring Alumni

Menurutnya, besarnya jumlah penduduk perempuan di Jawa Timur merupakan potensi besar yang harus dioptimalkan melalui kebijakan yang berpihak pada kesetaraan dan peningkatan kualitas hidup.

BACA JUGA:Kenang Try Sutrisno, Khofifah Instruksikan Pengibaran Bendera Setengah Tiang Selama Dua Hari

“Jumlah penduduk Jawa Timur pada semester II tahun 2025 mencapai 42,2 juta jiwa, dengan sekitar 50,15 persen atau lebih dari 21 juta merupakan perempuan. Ini adalah kekuatan besar sekaligus tanggung jawab bersama untuk memastikan mereka mendapat ruang yang setara dalam pembangunan,” kata Khofifah.

BACA JUGA:Khofifah-BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat, Perkuat Legalitas Aset dan Tempat Ibadah

Ia menjelaskan sejumlah indikator pembangunan gender di Jawa Timur menunjukkan tren yang semakin baik.

BACA JUGA:Gubernur Khofifah Tegaskan Pengusaha di Jatim Wajib Cairkan THR Paling Lambat H-7 Lebaran

Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jawa Timur pada 2024 tercatat mencapai 92,19, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 91,85.

BACA JUGA:Khofifah Sebut Minyakita Langka di Jatim karena Penyalur Belum Punya NIB

Sumber:

Berita Terkait