idulfitri 1447 h new

Rekam Jejak Kelam Pencuri Motor di Arjuno, Beraksi di 14 TKP dan 5 Kali Masuk Bui

Rekam Jejak Kelam Pencuri Motor di Arjuno, Beraksi di 14 TKP dan 5 Kali Masuk Bui

Tersangka Ovan Feri Tewu Andre dan Mochammad Yanuar diamankan di Mapolsek Sawahan--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di sebuah Warkop Jalan Arjuno, Sawahan, Surabaya yang gagal berakhir dihajar dan nyaris dibakar massa ternyata pernah beraksi belasan kali.

BACA JUGA:Polres Gresik Gelar Kegiatan Kontra Radikal, Eks Napiter Bagikan Kisah Kelam di Irak


Mini Kidi Wipes.--

Kapolsek Sawahan Kompol Muljono mengatakan, menurut pengakuan kedua tersangka pada penyidik, mereka telah beraksi 14 kali di Kota Pahlawan dan Gresik. Modusnya, yakni berkeliling mencari motor yang minim pengawasan dan membobol rumah kontak pakai kunci T. 

"Pengakuan pelaku, telah melakukan pencurian motor di 14 TKP. Mereka pernah beraksi di Jambangan, Gayungan, Tegalsari, Menanggal, Karang Pilang, HR. Muhammad, Lakarsantri, Ngesong, Tidar, Pakal Driyorejo, Krian, Legundi," katanya, Rabu 18 Maret 2026.

BACA JUGA:Rekam Jejak Historis, Situbondo Layak Menggelar Muktamar NU Ke-35


Gempur Rokok Ilegal.--

Tersangka Ovan Feri Tewu Andre bukanlah penjahat jalanan pemula. Dia merupakan spesialis Curanmor. Menurut catatan kepolisian, dia seorang residivis kasus Curanmor dan Narkoba. Dia sudah 5 kali ini ditahan polisi.

"Untuk pelaku OFTA, dia pernah di tahan sebanyak lima kali, pertama ditangkap Polsek Dukuh Pakis tahun 2009 kasus Curanmor, Polsek Sawahan tahun 2013 kasus Narkoba, Polsek sawahan 2021 kasus Curanmor, tahun 2023 ditangkap Polrestabes Surabaya kasus Curanmor, dan sekarang tahun 2026 kami tangkap kasus Curanmor," jelasnya.

BACA JUGA:Profil dan Rekam Jejak Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Dalam Serangan AS Israel

Sementara tersangka Andre mengaku setelah berhasil melakukan pencurian, motor tersebut dijual kepada seorang penadah dengan sistem bertemu di sekitar Jembatan Suramadu.

"Iya (beraksi di 14 TKP). Betul (merusak kontak motor pakai kunci T). (Dijual) Di penadah daerah Suramadu," pungkas pria berbadan tambun dengan badan penuh tato tersebut.

Kasus ini masih dikembangkan polisi, untuk mencari potensi adanya TKP lain dan memburu seorang penadah, yang sesuai dengan keterangan tersangka kepada penyidik.

BACA JUGA:Rekam Jejak Gemilang Unugiri 2025, Kampus Terbesar di Bojonegoro yang Diakui di Tingkat Nasional dan Global

Sumber: