Kronologi Kosan Elit Dukuh Kupang Barat Disatroni Curanmor Sejoli
Pelaku Curanmor di kosan Jalan Dukuh Kupang Barat terekam CCTV pada Minggu (1/3) pagi.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tang dilakukan pasangan sejoli terekam CCTV beraksi di kosan Jalan Dukuh Kupang Barat, Dukuh Pakis pada Minggu 1 Maret 2026 sekitar pukul 06.30 WIB.
Korbannya adalah Sri Sundari (55) warga Jalan Donowati, Sukomanunggal. Motor yang raib itu adalah Hinda Scoopy abu-abu nomor polisi L 6002 DAK, yang saat itu diparkir di lantai dasar kosan tersebut. Sementara dia bertempat di lantai dua kosan yang memilik rooftop ini.

Mini Kidi Wipes.--
Nanda (29), anak korban bercerita, dia kos di sana kurang lebih hampir empat tahunan. Semenjak dia punya anak, sang ibu ikut dia menginap di kosan tersebut. Sebab, Nanda harus bangun pukul 03.00 untuk jualan nasi di pasar Dukuh Pakis.
"Minggu pagi pas ibu mau pulang ke rumah sekitar jam 06.45. Waktu turun di parkiran motor sudah gak ada. Dikiranya itu dipindah. Karena memang waktu malamnya itu full. Kalau penuh banyak motor jadi gak boleh di kunci stir," katanya, Kamis 5 Maret 2026.

Gempur Rokok Illegal--
Kosan itu memang tidak disediakan sekuriti. Namun di dekat parkiran disediakan tempat resepsionis dan dijaga karyawan kosan. Ibunya kemudian bertanya pada penjaga resepsionis. Ternyata tidak ada yang memindahkan kendaraan korban.
"Setelah di cek CCTV, kejadiannya pukul 06.19. Jadi kurang lebih kejadiannya 20 menitan gak ada. Motor beat di sebelah pelaku parkir itu sudah dijebol. Tapi mungkin gak kena. Nah ada motor saya tidak dikunci stir itu yang diambil," lanjutnya.
BACA JUGA:Tergiur Keuntungan Cepat, Pelaku Curanmor di Karangploso Diringkus Polres Malang Saat COD
Sialnya, Sundari punya kebiasaan menyimpan STNK dalam jok. Sehingga, pelaku berhasil membawa kabur kendaraan berikut surat tersebut. Kemudian pada Senin (2/3) pagi, pihaknya mendatangi SPKT Polsek Dukuh Pakis untuk membuat laporan.
"Modusnya perempuan ini tanya-tanya kos. Harga sewanya gitu. Si laki-laki yang beraksi. Menurut info dari temanku, mereka berdua itu sudah pernah dikejar warga," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam video rekaman CCTV yang diterima Memorandum, pelaku berjumlah dua orang: laki-laki dan perempuan. Mereka datang berboncengan menggunakan motor matic sebagai sarana. Pelaku laki-laki memakai helm sebagai joki, yang perempuan berjaket dan menggunakan tudung itu dibonceng.
Sumber:




