Hari Raya Idulfitri 1447 H

Ramadan, Musim Panen Koruptor

Ramadan, Musim Panen Koruptor

--

RAMADAN biasanya identik dengan panen pahala. Tapi tahun ini ada panen lain: panen kepala daerah yang ditangkap.

BACA JUGA:Anak-anak Dibatasi Bermedsos, Orang Dewasa Dibiarkan Ribut

Baru pertengahan bulan puasa, sudah tiga bupati/wali kota masuk daftar. Ditangkap. Diangkut. Diperiksa. Sebagian langsung memakai rompi oranye.

Ironis. Sangat ironis.

BACA JUGA:Sidang Sempro dan Sidang Hati

Di bulan ketika orang berlomba menahan lapar, ada pejabat yang tetap tidak bisa menahan lapar. Bukan lapar nasi. Lapar uang.

Padahal jabatan bupati atau wali kota itu sudah cukup. Gaji ada. Tunjangan ada. Fasilitas ada. Mobil dinas ada. Rumah dinas ada. Bahkan kadang mobil pribadinya lebih mewah dari mobil dinas.

BACA JUGA:Baja untuk Bocah

Masih kurang?

Ternyata iya.

BACA JUGA:Polisi Lagi Dicoba atau Justru Sedang Mencoba?

Korupsi di daerah seperti tidak pernah kehabisan pemain. Yang tertangkap seolah hanya mengganti yang belum tertangkap. Seperti estafet yang tidak pernah putus.

Yang menarik justru waktunya: Ramadan.

BACA JUGA:Ketika Tertawa Tidak Lagi Gratis

Sumber: