Baginya, tantangan tersebut seharusnya dijawab dengan penguatan edukasi politik secara masif oleh negara, bukan justru memangkas hak konstitusional warga negara.
"Tugas kita adalah mencerdaskan kehidupan politik masyarakat. Jangan karena ada kekurangan dalam prosesnya, lalu hak pilih rakyat dicabut begitu saja. Saya tetap pada prinsip bahwa mandat pemilihan harus dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat," pungkasnya. (bin)