“Kalian boleh tetap membesarkan anak bersama,” kata konselor. “Tapi kalian bukan lagi suami-istri di mata hukum agama. Terima atau tidak, ini konsekuensi dari perbuatan sendiri.”
Bulan menatap Bintang dengan mata berkaca. “Aku nggak pernah ingin berpisah. Tapi aku juga nggak bisa hidup dengan seseorang yang menjadikan pernikahan sebagai alat ancaman.”
Bintang menunduk.