Tambah Billy, terkait pelaporan dari pihak sekolah, dirinya mempertanyakan motivasinya apa sehingga kasus ini bergulir hingga pengadilan.
“Korban ketika menjadi saksi menerangkan bahwa mereka tidak menuntut dan masalah ini selesai, kenapa ini masih berlangsung. Kita mempertanyakan hal itu,” tambahnya.
Lanjutnya, inti di balik lapor melapor ini kembali lagi prinsip best interest of child. Apakah dengan pelaporan ini menguntungkan bagi anak EM dan ETH.
“Pastinya tidak, mereka masih secara psikologis akan merasa masih ada kasus hukum dan akan menjadi saksi di persidangan maka ini tidak akan prinsip best interest of child. Tapi jika tidak ada proses persidangan, dia tidak akan hadir di persidangan, tak perlu membolos untuk hadir di persidangan. Ini yang kita pertanyakan, best interest of child itu di mana,” pungkas Billy. (fer)