21 WBP Lapas Malang Lolos Sidang Optimalisasi Ketahanan Pangan

21 WBP Lapas Malang Lolos Sidang Optimalisasi Ketahanan Pangan

Pelaksanaan sidang TPP untuk proyeksi ketahanan pangan di SAE Ngajum Malang--

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Lapas Kelas I Malang menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di halaman Museum Pendjara Lowokwaroe, Senin 5 Januari 2025.

Sebagai langkah percepatan, pelaksanaan program ketahanan pangan Pemasyarakatan Jawa Timur sekaligus menindaklanjuti kebutuhan tenaga kerja di pusat ketahanan pangan SAE L’SIMA Ngajum. 

BACA JUGA:Lapas Malang Usulkan Remisi Natal 2025 untuk Puluhan Narapidana


Mini Kidi--

Sejumlah 28 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diajukan dalam sidang untuk dinilai kelayakannya mengikuti program asimilasi di luar lapas. Hasilnya, 21 warga binaan memenuhi persyaratan administratif dan substantif. 

Penempatan dilakukan secara terukur sesuai minat dan kemampuan. Meliputi sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan. Seleksi, untuk memastikan keberlangsungan program berjalan optimal.

BACA JUGA:Anggrek Budidaya Lapas Malang Berjaya di Floriculture Indonesia International Expo

Kalapas Malang, Teguh Pamuji, menegaskan, langkah strategis untuk mendukung program ketahanan pangan. 

“Sidang TPP ini, agar program ketahanan pangan di SAE L’SIMA Ngajum dapat segera berjalan maksimal. Dukungan sumber daya manusia yang siap,” terang Kalapas Teguh.

Ia menambahkan, SAE menjadi pusat pembinaan yang produktif dan berdampak. Keterlibatan warga binaan menjadi sarana pembinaan kemandirian yang terarah. 

BACA JUGA:Tembus Pasar Internasional, 20 Ton Kubis Hasil Panen Lapas Malang Diekspor ke Taiwan

“Kami ingin SAE tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga pusat kontribusi nyata Pemasyarakatan bagi ketahanan pangan,” pungkasnya.(edr)

Sumber: