Terpental ke Jalur Berlawanan di Pandaan Pasuruan Pengendara Scoopy Tewas

Terpental ke Jalur Berlawanan di Pandaan Pasuruan Pengendara Scoopy Tewas

Sepeda motor milik korban dievakuasi petugas di Poslantas Pandaan Pasuruan.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy tewas di Jalan Raya Malang–Surabaya Desa Sumberejo Kecamatan Pandaan setelah diduga mengantuk menabrak median jalan dan terpental ke jalur berlawanan, Selasa 3 Februari 2026.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.45 WIB.


Mini Kidi--

Korban diketahui bernama Khoirul Anam (35) warga Desa Sumorame Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo.

Kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah selatan menuju utara mengendarai Honda Scoopy merah bernopol W 5919 VP.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor korban tiba-tiba bergerak ke kanan hingga menghantam pembatas jalan.

BACA JUGA:Polres Pasuruan Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya

Benturan keras membuat korban terpental dari sepeda motornya dan terjatuh ke jalur berlawanan arah.

"Motor korban tetap berada di jalur semula setelah menabrak median, namun pengendaranya terpental ke jalur berlawanan dan tertabrak kendaraan lain," ujar Aipda Heru Susanto anggota Poslantas Pandaan.

Kendaraan yang menabrak korban diketahui langsung meninggalkan lokasi kejadian dan hingga kini masih dalam penyelidikan.

BACA JUGA:Program Helm On Jadi Andalan Satlantas Polres Pasuruan Tekan Kecelakaan

Akibat luka parah yang diderita, termasuk pendarahan pada hidung serta luka lecet di bagian perut dan paha, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Pandaan ke RS Bhayangkara Watukosek Gempol.

BACA JUGA:Polres Pasuruan Rilis Capaian Kinerja Tahun 2025, Data Kecelakaan Lalu Lintas Naik

Sementara itu, sepeda motor korban telah diamankan di Poslantas Polsek Pandaan sebagai barang bukti.

"Pengendara diduga mengantuk dan kurang berhati-hati. Kasus ini masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan," tutup Heru. (kd/mh)

Sumber: