new idulfitri

Dua Dirjen ATR BPN Sidak Kantah Surabaya I Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan saat Lebaran

Dua Dirjen ATR BPN Sidak Kantah Surabaya I Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan saat Lebaran

Dirjen PSKP Iljas Tedjo Prijono memberi keterangan saat sidak di Kantah Surabaya I.-Sujatmiko-

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dua Direktur Jenderal ATR/BPN melakukan sidak ke Kantor Pertanahan Surabaya I untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama libur Lebaran.

BACA JUGA:Sosialisasi Permen Nomor 2 Tahun 2026, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan

Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri, bersama Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP), Iljas Tedjo Prijono, mengunjungi Kantor Pertanahan Surabaya I.


Mini Kidi Wipes.--

Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa meski masih dalam suasana Idulfitri, jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

BACA JUGA:Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H untuk Kepedulian dan Kebersamaan

Turut mendampingi, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Jawa Timur, Asep Heri.

BACA JUGA:ATR/BPN Dorong Digitalisasi Layanan Pertanahan Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Dirjen PPTR, Lampri, menegaskan kehadiran negara dalam urusan pertanahan tidak boleh terhenti, terutama saat masyarakat memanfaatkan momen mudik Lebaran.

BACA JUGA:Menteri Nusron Lantik 31 Pejabat ATR/BPN, Ingatkan Jangan Lagi Persulit Rakyat Urus Tanah

“Kami ingin memastikan bahwa semangat melayani tetap berjalan. Masyarakat yang sedang pulang kampung atau memiliki urusan mendesak harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik, cepat, dan transparan,” ujarnya, Senin 23 Maret 2026.

BACA JUGA:Menteri ATR/BPN Cabut HGU Raksasa Gula Lampung, Lahan Dikembalikan ke Kemenhan

Ia menambahkan pentingnya konsistensi layanan di masa libur.

BACA JUGA:Catat Capaian Positif, Sekjen ATR/BPN Paparkan Realisasi Program Pertanahan 2025 Mayoritas di Atas 100 Persen

Sumber:

Berita Terkait