idulfitri 1447 h new

Fraksi PKB DPRD Jatim Desak Pemprov Mempercepat Perbaikan Jalan Mojokerto–Jombang

Fraksi PKB DPRD Jatim Desak Pemprov Mempercepat Perbaikan Jalan Mojokerto–Jombang

Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur Ahmad Athoillah menyoroti perbaikan jalan jelang mudik Lebaran.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur Ahmad Athoillah mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera mempercepat perbaikan jalan rusak di wilayah Mojokerto dan Jombang guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran, Rabu 18 Maret 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Ahmad Athoillah menilai kesiapan infrastruktur menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik.

“Kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik.

Jalan rusak berpotensi memicu kemacetan hingga kecelakaan sehingga perbaikannya harus dipercepat karena menyangkut keselamatan pemudik,” ujarnya.

BACA JUGA:Fraksi PKB DPRD Jatim Dukung Kebijakan WFH PNS untuk Antisipasi Krisis Energi

Anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Mojokerto–Jombang itu menyoroti sejumlah ruas jalan di wilayahnya yang masih membutuhkan penanganan serius.

Menurutnya, ruas jalan yang perlu mendapat perhatian antara lain jalur penghubung antar kecamatan hingga akses menuju kawasan wisata.

Ahmad Athoillah berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak hanya berfokus pada jalur arteri utama.

BACA JUGA:Antisipasi Cuaca Ekstrem Saat Mudik, DPRD Jatim Siapkan Modifikasi Cuaca dan Siaga Jalur Selatan

Namun, pemerintah juga diminta memberikan perhatian pada jalan kabupaten dan desa yang kerap digunakan sebagai jalur alternatif pemudik.

“Semua harus siap.

Jangan sampai ada titik rawan yang terlewat,” tegasnya.

Selain perbaikan jalan, ia juga meminta pemerintah mengawal akses menuju destinasi wisata yang diprediksi ramai saat libur Lebaran.


Gempur Rokok Ilegal.--

Menurutnya, wilayah Mojokerto dan Jombang memiliki banyak objek wisata yang kerap dipadati pengunjung.

Kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Jangan sampai akses wisata macet total.

Harus ada rekayasa lalu lintas dan pengamanan,” tambahnya.

BACA JUGA:Rumpon Hancur Tertabrak Kapal, Nelayan Kerang Hijau Gresik Mengadu ke DPRD Jatim Tuntut Ganti Rugi Rp800 Juta

Ahmad Athoillah menambahkan koordinasi lintas sektor perlu diperkuat mulai dari Dinas Perhubungan, kepolisian hingga pemerintah daerah setempat.

Langkah tersebut dinilai penting agar arus kendaraan tetap lancar baik di jalur utama maupun jalur alternatif. (day)

Sumber:

Berita Terkait