Burnout Bisa Menyerang Siapa Saja: Tanda, Penyebab, dan Cara Pencegahannya
-Ilustrasi (sumber foto: freepik)-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pernahkah Anda merasa capek meski sudah tidur cukup, kehilangan motivasi untuk belajar atau bekerja, serta mudah tersulut emosi tanpa alasan yang jelas?
BACA JUGA:Jangan Pakai Cara Lama, Ini Tips Belajar UTBK 2026 untuk yang Mudah Lelah dan Burnout
Situasi ini bisa jadi bukan hanya kelelahan biasa, melainkan indikasi burnout yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. burnout adalah keadaan kelelahan fisik, mental, dan emosional akibat tekanan yang berkepanjangan.

Mini Kidi Wipes.--
Meskipun sering dikaitkan dengan lingkungan kerja dan diakui sebagai fenomena kesehatan kerja oleh World Health Organization (WHO), kondisi ini juga dapat dirasakan oleh siswa dan mahasiswa.
Tantangan akademis, tuntutan untuk meraih nilai tinggi, persaingan untuk diterima di perguruan tinggi, hingga harapan dari orang tua dapat menjadi faktor pemicu burnout di kalangan pelajar.
BACA JUGA:Antisipasi Burnout, ASN Kemendukbangga Jatim Dibekali Strategi Jaga Kesehatan Mental
Mengapa Burnout Dapat Terjadi?
Beberapa faktor yang bisa memicu antara lain:
• Tugas yang terlalu berat (baik pekerjaan maupun tugas belajar)
• Tidak cukup waktu untuk beristirahat
• Tuntutan ekspektasi yang tinggi
• Kurangnya dukungan dari lingkungan sosial
• Perbedaan yang mencolok antara aktivitas dan waktu pribadi
Sumber:




