Jam Rawan Mengantuk di Kantor, Teknik Box Breathing Jadi Solusi Praktis
-Ilustrasi (sumber foto: freepik)-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Rasa mengantuk di jam-jam tertentu di kantor adalah hal yang umum dialami oleh banyak pekerja. Kondisi ini umumnya muncul setelah waktu makan siang hingga sore hari, saat stamina tubuh menurun dan fokus mulai berkurang.
BACA JUGA:Tetap Fokus saat Puasa dengan 5 Playlist Musik Lo-fi Terbaik
Untuk mengatasi hal ini, berbagai cara sering dilakukan, mulai dari minum kopi sampai berjalan-jalan sebentar. Namun, terdapat metode sederhana yang dapat dilakukan kapan saja tanpa efek samping, yaitu teknik pernapasan bernama box breathing.

Mini Kidi Wipes.--
Apa Itu Teknik Box Breathing?
Box breathing adalah teknik pernapasan yang terstruktur dengan pola empat hitungan yang sama. Pola ini membentuk ritme yang menyerupai kotak, sehingga mudah untuk dimengerti dan diingat.
Teknik ini sering digunakan dalam pelatihan pengelolaan stres dan semakin populer sebagai bagian dari praktik mindfulness serta program kesehatan di tempat kerja modern.
Secara fisiologis, rasa mengantuk di siang hari tidak selalu diakibatkan oleh kurangnya tidur. Aktivitas yang membutuhkan duduk dalam jangka waktu yang lama sering kali membuat pernapasan menjadi lebih dangkal.
BACA JUGA:Ngantuk saat Bekerja? Stimulasi Titik Saraf Ini Bisa Usir Kantuk Cepat
Situasi ini dapat mengurangi pasokan oksigen yang optimal ke otak, sehingga mempengaruhi tingkat kewaspadaan.
Dengan mengatur pernapasan menjadi lebih dalam dan terkontrol, tubuh mendapatkan pasokan oksigen yang lebih baik dan juga membantu menyeimbangkan detak jantung serta sistem saraf.
Latihan box breathing berfungsi untuk membantu tubuh mengatur respons terhadap stres dan kelelahan.
Pola pernapasan yang teratur dapat merangsang sistem saraf parasimpatik, yang merupakan bagian dari sistem saraf yang bertugas menciptakan rasa tenang dan seimbang.
Dalam beberapa menit melakukan teknik ini, dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan mengurangi rasa lelah tanpa memerlukan stimulan tambahan.
Sumber:




