Bahaya Tidur dengan Rambut Terurai, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala
-Ilustrasi (sumber foto: freepik)-
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tidur sering dianggap sebagai momen pemulihan tubuh. Namun, ada satu kebiasaan kecil yang kerap luput dari perhatian tidur dengan rambut terurai.
BACA JUGA:Rambut Rontok? Coba Panax Gingseng, Herbal Rahasia dari Asia yang Bikin Rambut Kuat dan Tebal
Bagi sebagian orang, ini terasa paling nyaman. Tapi dalam kondisi tertentu, kebiasaan ini justru memicu berbagai sensasi fisik yang mengganggu kualitas tidur dan kesehatan rambut dalam jangka panjang.

Mini Kidi--
Tanpa disadari, tubuh sebenarnya “memberi sinyal” saat rambut dibiarkan terurai semalaman.
Berikut dampak yang sering terjadi jika rambut terurai semalaman:
1. Sensasi Gerah dan Gatal yang Mengganggu
Rambut panjang yang terurai dapat menutupi area leher dan punggung. Akibatnya, sirkulasi udara terhambat dan suhu tubuh meningkat.
Kondisi ini sering menimbulkan rasa gerah dan gatal, terutama di area tengkuk. Banyak orang terbangun di malam hari tanpa tahu penyebab pastinya, padahal rambut yang menumpuk di leher bisa menjadi pemicunya.
BACA JUGA:5 Bahan Dapur yang Berbahaya untuk Kulit Wajah
2. Rambut Kusut Parah Saat Bangun Tidur
Gesekan terus-menerus antara rambut dan bantal membuat rambut mudah kusut. Dalam istilah populer, kondisi ini sering disebut “sarang tikus”.
Rambut yang kusut parah akan membutuhkan tenaga lebih besar saat disisir, yang pada akhirnya meningkatkan risiko rambut patah dan rontok. Masalah ini makin sering terjadi jika sarung bantal berbahan katun kasar.
3. Sensasi Tarikan di Kulit Kepala
Sumber:



