GONG XI FA CAI 2026

Bahaya Tidur dengan Rambut Terurai, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala

Bahaya Tidur dengan Rambut Terurai, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Rambut dan Kulit Kepala

-Ilustrasi (sumber foto: freepik)-

Saat tidur, tubuh bergerak tanpa sadar. Rambut yang terurai bisa tertindih tubuh atau tersangkut di bawah kepala dan bahu. 

Hal ini menimbulkan sensasi tertarik pada akar rambut, bahkan rasa nyeri ringan di kulit kepala saat bangun. Jika terjadi berulang, tarikan ini dapat melemahkan akar rambut secara perlahan.

BACA JUGA:Benarkah Tidur 8 Jam Ideal bagi Tubuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

4. Risiko Rambut Patah dan Rontok Meningkat 

Rambut yang dibiarkan terurai lebih rentan mengalami kerusakan akibat gesekan. Terlebih jika rambut kering, diwarnai, atau sering terpapar panas. 

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini berkontribusi pada rambut bercabang, patah, dan rontok yang sering disalahartikan sebagai faktor hormon atau usia.

Namun, mengikat rambut dan menggunakan kuncir yang terlalu kencang juga memiliki dampak buruk bagi rambut, yaitu dapat membuat rambut mudah patah dan terjadinya kerontokan yang berlebih. Lalu, bagaimana posisi rambut yang baik dan benar ketika tidur?

Menurut Jurnal Internasional Dermatalogy Wanita, mengendurkan ikatan rambut merupakan salah satu seni pencegahan kerusakan pada rambut. Selain itu, menggunakan sarung bantal yang lembut ketika tidur dapat mengurangi rambut kering atau mengembang.

Berikut beberapa hal yang dianjurkan dan perlu dihindari terkait perawatan rambut saat tidur agar tetap sehat dan tidak mudah rusak: 

1. Tidur dengan posisi telentang dan ikat rambut secara longgar, lalu arahkan rambut ke bagian atas kepala. Posisi ini membantu mengurangi gesekan antara rambut dan bantal atau kain tidur, sehingga rambut tidak mudah kusut atau patah saat bangun di pagi hari.

2. Pastikan rambut sudah benar-benar kering sebelum tidur dan rapikan dengan sisir dalam kondisi kering. Hindari menyisir rambut ketika masih basah karena pada keadaan tersebut akar rambut lebih rapuh dan rentan mengalami kerontokan.

3. Hindari tidur dengan rambut terurai. Rambut yang dibiarkan terlepas berisiko menjadi kusut, mengenai wajah saat tidur, serta mengalami kerusakan akibat gesekan dengan sarung bantal. Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan untuk mengikat rambut secara longgar atau menggunakan penutup rambut khusus saat tidur, serta memastikan rambut tidak dalam kondisi basah.

Tidur dengan rambut terurai memang terasa alami. Namun jika dilakukan terus-menerus tanpa perlindungan yang tepat, dampaknya tidak bisa dianggap remeh. 

Rambut dan kulit kepala adalah bagian tubuh yang juga membutuhkan “istirahat” yang aman. Mulai malam ini, mungkin bukan hanya posisi tidur yang perlu diperhatikan tetapi juga bagaimana rambutmu ikut beristirahat bersamamu. (Mg/Nur Zuwidatul Chusnah)

Sumber: