SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan cadangan listrik tetap aman selama masa libur Lebaran 14 hingga 29 Maret 2026 dengan kapasitas pembangkit mencapai 9.000 MW dan kebutuhan listrik sekitar 5.000 MW, Rabu 11 Maret 2026.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Timur Kemas Abdul Gaffur mengatakan kebutuhan listrik saat Idulfitri biasanya mengalami penurunan dibandingkan hari normal.

Mini Kidi Wipes.--
“Sekarang ini naik tapi pas lebaran dia akan turun,” terang Kemas Abdul Gaffur.
Kemas menjelaskan dari total kemampuan pembangkit sebesar 9.000 MW, kebutuhan listrik saat ini diperkirakan sekitar 5.000 MW sehingga masih terdapat cadangan sekitar 4.000 MW.
BACA JUGA:LAZ Annur PLN IP UBP Grati Ajak 100 Anak Yatim Belanja Ceria di Pasuruan
Menurutnya, PLN juga memastikan suplai listrik berlapis terutama di lokasi strategis seperti tempat ibadah, bandara, stasiun, terminal, dan rumah sakit.
“Jadi kalau posko siaga kita di Jawa Timur ini ada sekitar 562 dengan total personelnya itu sekitar 5.524,” ungkapnya.
Selain itu, kebutuhan listrik selama Lebaran diperkirakan menurun menjadi sekitar 4.800 MW atau sekitar 22 persen lebih rendah dibandingkan beban penggunaan pada hari biasa.

Gempur Rokok Ilegal.--
Untuk mendukung keandalan pasokan listrik, PLN juga menyiapkan berbagai sarana prasarana pendukung.
Di antaranya 297 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 92 genset UPS, 62 gardu bergerak, serta 234 unit truk crane yang disiagakan selama periode siaga Lebaran. (day)