Jamin Higienitas 2.078 Porsi Makanan Pelajar, Kapolres Malang Tinjau Dapur Gizi SPPG Gondanglegi
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi saat melakukan pengecekan menu dan standar higienitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Malang 1 Gondanglegi.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Malang 1 Gondanglegi yang berlokasi di Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Selasa 10 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan keamanan dan kualitas konsumsi bagi ribuan pelajar penerima manfaat.
Dalam tinjauannya, AKBP Taat memantau setiap detail alur produksi, mulai dari sterilisasi penyimpanan bahan baku, proses memasak di dapur inti, hingga tahap pengepakan makanan. Kapolres menegaskan bahwa standar food safety dan higienitas adalah harga mati dalam program ini.
BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolres Malang Pimpin Panen Raya 8 Ton Jagung di Gondanglegi

Mini Kidi--
“Program ini menyentuh langsung kebutuhan dasar anak-anak kita. Oleh karena itu, keamanan dan kualitas makanan harus benar-benar terjaga. Kami ingin memastikan seluruh tahapan pengolahan dilakukan secara higienis sesuai standar kesehatan,” ujar AKBP Muhammad Taat Resdi.
Dapur SPPG Polres Malang 1 Gondanglegi yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Malang ini memiliki tanggung jawab besar. Setiap harinya, dapur ini melayani 2.078 penerima manfaat yang tersebar di 11 sekolah di wilayah Kabupaten Malang.
BACA JUGA:Kapolres Malang Pimpin Sertijab Kasatreskrim dan Mutasi 6 Kapolsek Jajaran
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengecek langsung menu yang disajikan pada hari itu. Sajian yang disiapkan terdiri dari potato wedges, bisteak ayam dengan brown sauce, mix vegetable, keripik tempe, serta buah apel sebagai pelengkap gizi.
AKBP Taat menyebut, keberadaan dapur SPPG ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap tumbuh kembang generasi muda demi menyongsong masa depan yang lebih baik.
“Ini bukan sekadar dapur, tetapi bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih sehat melalui asupan bergizi yang aman dan berkualitas bagi para siswa,” pungkasnya.(kid)
Sumber:




