Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Perkuat Validasi Data
Bupati Madiun Hari Wuryanto saat rakor bersama pilar-pilar sosial di Pendopo Muda Graha.-Juremi-
MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus memperkuat komitmen dalam menekan angka kemiskinan.
BACA JUGA:Anggota DPRD Batam Asal Madiun Undang Bupati Promosikan Produk Unggulan
Sebagai langkah konkret, Pemkab menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama pilar-pilar sosial di Pendopo Muda Graha, Selasa 3 Maret 2026 petang.

Mini Kidi Wipes.--
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengakui bahwa angka kemiskinan di wilayahnya masih berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur. Ia menyebut kendala utama terletak pada pemetaan penduduk miskin di tingkat akar rumput yang belum optimal.
“Kami mengumpulkan pilar-pilar sosial hari ini karena mereka adalah ujung tombak ke masyarakat. Jika komitmen dan pemahaman mereka kuat, maka penanganan kemiskinan akan jauh lebih efektif,” ujar Hari Wuryanto.
BACA JUGA:Mutasi Goncang Pendopo: Bupati Madiun Bersihkan Meja, Rombak Pejabat Tinggi Perdana
Menurut bupati, penguatan validitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) adalah langkah strategis yang tidak bisa ditawar. Akurasi data by name by address menjadi kunci agar kebijakan penanggulangan kemiskinan benar-benar tepat sasaran.
“Tanpa data yang valid, kita akan kesulitan. Pemetaan ini krusial agar kita bisa menyelesaikan masalah kemiskinan secara kolektif,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Hari Wur ini juga menginstruksikan para petugas sosial untuk bekerja maksimal dalam proses verifikasi dan validasi (verval) di lapangan.
Ia berharap data yang disajikan mencerminkan kondisi riil masyarakat, guna menghindari adanya warga mampu yang justru masuk dalam daftar penerima bantuan.
BACA JUGA:Mashudi Pimpin Golkar Madiun, Target 10 Kursi dan Pertahankan Bupati
“Validasi dan evaluasi akan kami lakukan secara berkala demi memastikan ketepatan sasaran bantuan,” tegasnya.
Selain mendorong peran Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dalam memberikan edukasi, Hari Wur juga mengimbau masyarakat untuk memiliki kesadaran diri.
Sumber:




