Wakil Menteri Perindustrian Kunjungi Balai Diklat Industri Surabaya
Wamen Perindustrian Faisol Riza ketika melakukan kunjungan kerja di Balai Diklat Industri (BDI) Surabaya.--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, melakukan kunjungan kerja ke Balai Diklat Industri (BDI) SURABAYA. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi program pengembangan SDM industri dan penguatan peran BDI dalam mendukung transformasi industri di wilayah Jawa Timur, terutama menghadapi tantangan global dan dinamika perekonomian dunia.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri (Wamen) Perindustrian menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia industri untuk mewujudkan Indonesia yang kuat dan berdaya saing global.
BACA JUGA:Kemenperin Gelar Pelatihan 3 In 1 di 7 Balai Diklat Industri

Mini Kidi--
"Momentum Hari Kebangkitan Nasional sangat tepat untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya pembangunan SDM sebagai tulang punggung kemajuan industri nasional," ujar Faisol Riza.
Wamen Perindustrian juga menyoroti tantangan global yang dihadapi Indonesia, termasuk dinamika pasar bursa, persaingan industri internasional, dan perang dagang yang terjadi antara negara negara besar.
"Kita tengah berada di era perubahan yang sangat cepat. Dinamika hubungan dagang internasional, khususnya antara Amerika Serikat dan Cina, memberi pelajaran penting bagi kita untuk memperkuat fondasi industri nasional," tambahnya.
BACA JUGA:Tim Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan Bersihkan Balai Diklat BKPSDA
Menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto yang menantang industri nasional untuk melompat lebih jauh, Wamen Perindustrian menekankan pentingnya penguatan pondasi BDI dan BPSDMI dalam menghadapi perkembangan dunia.
"Presiden menantang kita untuk mengembangkan industri otomotif yang berdaya saing global. Selain itu, industri elektronika dan telematika juga perlu dikembangkan lebih jauh untuk menjawab kebutuhan masa depan," ungkapnya.
Wamen juga mendorong BDI Surabaya untuk memperluas pengetahuan dan menyiapkan modul-modul pelatihan yang dapat diusulkan ke Bappenas.
BACA JUGA:Bangun SDM Berkualitas, BPSDMI Kemenperin Gelar Diklat 3 In 1 Serentak 7 Wilayah
"Saya mendorong untuk mengembangkan model model diklat yang dapat meningkatkan SDM industri di desa desa. Banyak anak muda di pedesaan memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pelatihan yang tepat dan mendorong pertumbuhan home industry," katanya.
Faisol Riza juga menyampaikan harapannya agar BDI Surabaya dapat menjadi pusat unggulan dalam pengembangan SDM industri yang mampu menghasilkan tenaga kerja terampil dan berdaya saing tinggi.
Sumber:
