PKB Kabupaten Malang Sambut Baik Wacana N2 dengan Sanusi

PKB Kabupaten Malang Sambut Baik Wacana N2 dengan Sanusi

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Kuncoro-Biro Malang-

MALANG, MEMORANDUM - Trauma pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2019 begitu ketatnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kabupaten Malang pilih menjadi calon wakil bupati. Hal itu seperti yang diuatarakan oleh Kuncoro sekretaris DPC PKB kabupaten Malang, setelah mendengarkan wacana yang dilemparkan Sanusi bupati Malang saat lakukan halal bihalal di kantor desa Pojok kecamatan Dampit.

Di mana Sanusi pada Pilkada tahun 2024 ini, akan mencalonkan kembali yang diusung oleh PDI perjuangan seperti 4 tahun lalu. Oleh karena itu pada saat pidato dihadapan Kades sekecamatan Dampit, dirinya mengutarakan bahwa akan kembali maju sebagai bupati dan berkoalisi dengan PKB.

"Berdasarkan omongannya saat pidato dirinya sudah lakukan pembicaraan dengan ketua DPW PKB dan direspon positif oleh DPW," ungkap Kuncoro, Kamis 18 April 2014.

Jika memang ada wacana seperti itu DPC PKB menyambut baik, apalagi pihaknya lakukan koalisi langsung dengan PDI perjuangan. Dapat dipastikan akan menjadi kuat dan gambaran kedepan jelas ada dalam gegaman.

BACA JUGA:Target 16 Kursi, PKB Kabupaten Malang Jadikan Pileg 2024 Tolok Ukur Pilkada

Mengingat pada Pilkada tahun 2019 PKB gagal mengusung calonnya, karena pertarungan yang begitu ketat dan PKB yang tersingkirkan. Maka dari itu jika memang ada tawaran untuk melakukan koalisi, maka PKB sangat senang dan siap menerima dengan tangan terbuka.

"Semua tahu bahwa PDIP dan PKB nerupakan partai besar diwilayah kabupaten Malang, dapat dipastikan jika keduanya menjadi satu dan maju kemenangan ada didepan mata," kata Kuncoro.

Namun demikian pihaknya (DPC PKB- red) tetap menunggu restu dan keputusan dari DPP PKB, apakah melakukan koalisi dengan PDI perjuangan atau berangkat sendiri. Mengingat PKB juga bisa melakukan pencalonan sendiri, karena memenuhi dari kuota 20%.

Bahkan PKB juga memiliki calon tersendiri yang merupakan kader terbaik partai, juga sudah menjadi keputusan bulat dari dua kali Musyawarah Cabang (Muscab). "Jika memang amanah partai PKB kabupaten Malang harus berangkat sendiri siap dengan calon terbaiknya, jika harus lakukan koalisi juga lebih siap," kata Kuncoro.(kid)

Sumber: