Komisi C DPRD Jombang Minta Lelang Proyek Infrastruktur Dipercepat

Komisi C DPRD Jombang Minta Lelang Proyek Infrastruktur Dipercepat

Ketua Komisi C DPRD Jombang Miftahul Huda -Biro Mojo-

JOMBANG, MEMORANDUM - Pemkab Jombang terus meningkatkan pembangunan infratstuktur pada tahun ini. Bulan ini, tahapannya seharusnya sudah memasuki fase lelang. Para wakil rakyat mendorong proses itu segera dilakukan.

”Kami mendapat informasi, sampai awal bulan ini masih belum ada paket proyek yang masuk lelang,” ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang Miftahul Huda Minggu 4 Februari 2024.

Untuk itu, dirinya meminta pemkab mempercepat lelang proyek fisik. Harapannya agar proyek yang sudah direncanakan bisa segera berjalan.

Sehingga evaluasi proyek bisa berjalan sebelum akhir tahun. “Seharusnya bulan-bulan ini lelang proyek sudah berjalan. Sehingga, pembangunan bisa segera dimulai,” imbuhnya.

BACA JUGA:Paripurna DPRD Jombang Tetapkan APBD Rp 2,8 Triliun

Selain itu, pemkab juga harus memperketat pengawasan pada kontraktor. Itu dilakukan agar proyek bisa tuntas 100 persen. Sehingga saat akhir tahun tidak ada lagi persoalan proyek yang tidak selesai.

”Terlebih lagi tahun 2023 kemarin ada dua proyek yang tidak selesai yakni proyek Puskesmas Blimbing, Kecamatan Kesamben dan Sentra PKL di Jl KH Ahmad Dahlan,” bebernya.

Dirinya berharap, dari kejadian dua proyek tersebut. Pemkab bisa melakukan evaluasi sehingga tahun ini bisa selesai tepat waktu. ”Pemkab harus berbenah terkait dengan proyek fisik ini. Jangan seperti tahun kemarin,” ungkapnya.

Menurut politisi PKB tersebut, apabila ada proyek yang tidak tuntas pastinya masyarakat yang akan dirugikan.

BACA JUGA:DPRD Jombang Ingatkan Proyek Jalan Gus Dur, Jangan Terulang Molor

”Seperti proyek puskesmas, padahal itu untuk pelayanan tapi sekarang tidak tuntas. Pastinya pelayanan menjadi tidak maksimal kalau seperti ini,” pungkasnya.

Memasuki awal Februari, pengajuan lelang di Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang masih sepi. Sebagai langkah, PBJ berkirim surat ke masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendorong percepatan pengajuan paket lelang.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang Joko Murcoyo mengatakan, sampai saat ini, pengajuan lelang dari OPD masih sepi. Pihaknya sudah berkirim surat untuk mendorong percepatan pengajuan lelang. ”Sebagian OPD sudah mengirim jumlah paketnya berapa ke kami,” kata Joko.

Joko mengatakan, untuk sementara ini baru terdata sebanyak 63 paket yang bakal ditender. Mayoritas paket proyek konstruksi atau pengerjaan fisik. ”Jadi data ini masih belum keseluruhan, kelihatannya masih ada OPD yang belum ngirim,” imbuh dia.

Sumber: