Datang dan Lihat Pakaian Adat di Kota Matahari Terbit Jawa

Datang dan Lihat Pakaian Adat di Kota Matahari Terbit Jawa

Pakaian adat Banyuwangi yang memiliki banyak keistimewaan--

​Sanggul Banyuwangi (Kadal Menek) yang moncongnya diatur cukup tinggi menggunakan sanggul bermotif bunga, biasanya dengan tambahan hiasan bunga mawar dan melati. 

​Sepatu model slop dengan tinggi maksimal 5 cm 

Batasan penggunaan Sewek adalah 15 cm diukur dari telapak kaki sampai ujung. 

BACA JUGA:Sajian Alam Keindahan Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Tempat Berburu Sunset

Pakaian Thulik 

 

Perhiasan yang digunakan: kancing logam  emas atau perak, saku  kiri berhiaskan jam tangan, rantai uang logam atau gigi/cakar macan. 

​Ikat kepala berbentuk tongkosan varga sampatan, jejeg sampatan, dengan  warna dan motif khas banyuwangi (Gajah Uling, Paras Gempal, Moto Pitik) 

​Sepatu atau sandal model  kulit atau tamparan. Kemeja lengan panjang hanya bermotif PKJ (baju khas Jawa Timur). 

​Celana panjangnya berwarna sama dengan PKJ (Pakaian Khas Jawa Timur) dengan potongan sampai mata kaki. 

​Kain panjang yang warna dan coraknya sama dengan udeng (ikat kepala). Dikenakan dengan PKJ (Pakaian khas Jawa Timur) yang panjangnya kurang lebih sama dengan  PKJ lipit silang.  

Itulah informasi mengenai pakaian adat Banyuwangi yang masih digunakan dalam berbagai upacara pernikahan, tarian, dan upacara adat. (*)

Sumber: