Pemilik Motor dan Tas Misterius di Jalan Gunung Sari Ditemukan Tewas di Sungai Brantas

Pemilik Motor dan Tas Misterius di Jalan Gunung Sari Ditemukan Tewas di Sungai Brantas

Petugas mengevakuasi jenazah wanita muda yang diduga Rosi Hefi Septiana (25), asal Dusun Mukuh Sidoharjo, Tanjunganom, Nganjuk.-Rio-

Surabaya, Memorandum - Jenazah wanita muda ditemukan mengambang di sungai Berantas Gunungsari, Jalan Joyoboyo, Kamis (21/9) sekitar pukul 12.30.

Jenazah yang ditemukan ada kaitannya penemuan sepeda motor, tas, helm, semalam. Ditemukan kurang lebih 300 meter dari lokasi awal.

"Saat ditemukan jaket sweater warna gelap dan lengan kanannya tampak memar. Tapi belum tahu bekas penganiayaan atau tidak kami belum tahu, tunggu hasil visum dokter," kata Kanitreskrim Polsek Wonokromo, Iptu I Made Sutanaya.

Berdasarkan identitas yang ditemukan atas nama Rosi Hefi Septiana (25), asal Dusun Mukuh Sidoharjo, Tanjunganom, Nganjuk. Namun pihaknya belum bisa memastikan korban adalah Rosi.

BACA JUGA:Motor dan Tas Misterius Ditinggal di Jalan Gunung Sari, Pemilik Diduga Terjun ke Sungai Brantas

"Namun secara ciri-ciri fisik identik memakai behel di giginya. Namun kami masih menunggu kedatangan keluarganya untuk memastikannya. Sekarang masih perjalanan ke Surabaya," ungkap Made.

Made mengungkapkan, saat keluarganya dihubungi mengatakan bahwa secara fisik anaknya identik dengan fisik sama dengan mayat wanita tersebut.

Informasi di TKP, petugas menemukan rokok elektrik (pod) warna biru menggantung di leher jenazah. Pod dan warnanya sama dengan milik Rosi setelah dicocokkan di  foto Rosi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sebuah sepeda motor Honda Vario Merah dengan pelat AG 2939 US, tas, dua helm, dan warna hitam misterius ditinggal pemiliknya di pinggir Sungai Karah, Jalan Gunung Sari, Kamis (21/09/2023) malam.

Kuat dugaan jika pemilik motor sebelumnya beraktifitas di pinggir sungai. Namun, tidak ada warga dan saksi yang mengetahui secara pasti.

Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari Polsek Wonokromo terkait sepeda motor yang ditinggalkan itu.

"Kami bersama Polsek Wonokromo bekerja sama merespon laporan warga. Laporannya dari warga sekitar tidak ada yang lihat menceburkan diri di sungai. Kami hanya menemukan motor dan tas yang ditinggal pemiliknya di jalan Gunungsari sejak semalam," ujar Buyung.

Petugas BPBD Surabaya sempat melakukan pencarian di Sungai Karah untuk menemukan pemilik motor itu. Namun, tim yang dipimpin oleh Arif Sunandar itu tidak menemukan apa-apa. Sepeda motor dan tas yang ditemukan lalu dibawa ke Polsek Wonokromo. "Sudah dilakukan penyisiran oleh tim. Namun tidak ada apa-apa," ujarnya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Wonokromo Iptu I Made Sutanaya mengatakan, pihaknya menemukan dua HP dan kartu identitas di dalam tas yang ditinggalkan.

Dari KTP yang ditemukan, diduga motor itu milik warga Nganjuk. Saat ini petugas kepolisian masih berusaha menghubungi keluarga dari pemilik KTP.

"Informasinya belum jelas (bunuh diri atau tidak). Yang jelas tadi pihak BPBD sudah melakukan pencarian dan sepeda motor sudah dibawa ke Polsek Wonokromo," tutup I Made Sutanaya.(rio/ziz)

Sumber: