Proyek Terowongan Pejalan Kaki hampir Selesai, 7 Rumah Warga Bumiarjo Belum Diperbaiki

Warga Bumiarjo menunjukkan dinding rumahnya yang retak imbas proyek terowongan pejalan kaki TIJ. -Oskario Udayana-
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Terowongan pejalan kaki yang menghubungkan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS) hampir rampung dan siap diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
BACA JUGA:Dampak Proyek Terowongan Pejalan Kali TIJ, Dinding Rumah Warga yang Retak-retak Bertambah
Namun, di balik euforia peresmian, warga Bumiarjo yang terdampak proyek pembangunan terowongan tersebut justru merasakan kekecewaan. Rumah-rumah mereka yang mengalami retak akibat getaran alat berat selama proses pembangunan, hingga kini belum juga diperbaiki.
Linda, salah satu warga Bumiarjo, mengungkapkan bahwa ada 7 rumah di Bumiarjo yang mengalami retak-retak. Mereka adalah Suhartadi (RT 09/RW 05, Bumiarjo 2B), Suprapti (RT 01, Bumiarjo 3-D), Suyadi (RT 09, Bumiarjo 6), Susiana (RT 01, Bumiarjo 5B), Anik (RT 01, Bumiarjo), dan Maryati (RT 09, DKA Tegal 3).
BACA JUGA:PDAM Masih Tangani Kebocoran Pipa Imbas Proyek Terowongan TIJ
"Sampai sekarang belum diperbaiki rumahnya, sedangkan proyeknya hampir selesai dan hendak diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi," keluh Linda, Selasa 10 Desember 2024.
BACA JUGA:Proyek TIJ Sebabkan Sumur Warga Mengering, DPRD Surabaya Minta Ada Tindakan Cepat
Warga Bumiarjo mengaku telah menyampaikan keluhan mereka kepada pihak kelurahan dan pekerja proyek beberapa kali. Mereka bahkan telah menyerahkan data rumah yang terdampak, seperti kartu keluarga (KK) dan foto, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.
"Dulu katanya warga yang dinding rumahnya retak-retak disuruh mendata dan didokumentasikan. Nanti setelah pembangunan akan diperbaiki. Tapi sampai sekarang tidak ada perbaikan bagi rumah warga yang dindingnya retak-retak. Pekerja proyek pada pulang semua," ungkap Linda.
BACA JUGA:Warga Keluhkan Sumur Kering Akibat Proyek Terowongan TIJ-KBS, Bahtiyar Rifai Berikan Solusi
Kekecewaan warga Bumiarjo semakin memuncak. Mereka merasa diabaikan oleh Pemkot Surabaya. Linda bahkan berencana mengadu ke Komisi C DPRD Surabaya jika tidak ada tindak lanjut dari Pemkot Surabaya.
"Bila tidak ada tindaklanjut dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, maka Linda berencana mengadu ke Komisi C DPRD Surabaya.
Selain retaknya rumah, warga Bumiarjo juga sempat mengalami masalah sumur kering. Namun, masalah tersebut telah teratasi setelah besi plane dari terowongan pejalan kaki diangkat. Petugas DLH Surabaya telah memeriksa air sumur dan menyatakan bahwa air tersebut aman dikonsumsi.
Sumber: