HPN 2026

3 Anak Pekerja Migran Gresik Dipulangkan dari Malaysia, Bupati Beri Pendampingan

3 Anak Pekerja Migran Gresik Dipulangkan dari Malaysia, Bupati Beri Pendampingan

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat mendampingi 3 anak pekerja migran untuk pulang ke Gresik. --

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemkab Gresik memfasilitasi kepulangan 3 anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Kota Pudak. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendampingi langsung proses pemulangan dari Malaysia hingga sampai ke rumah. 

Ketiga anak yakni MI (12) dan SY (8), warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, serta HA (11), warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Itu pertama kalinya anak-anak tersebut menginjakkan kaki di tanah kelahiran orang tua mereka, Senin 9 Februari 2026.

BACA JUGA:Cegah TPPO, Disnaker Jombang Edukasi Calon Pekerja Migran


Mini Kidi--

Yani menjelaskan, terdapat sekitar 5.700 PMI asal Gresik yang telah mendapat komitmen perlindungan dari pemkab, dan tersebar di berbagai kecamatan. Menurutnya, anak-anak PMI tidak boleh menjadi korban dari proses migrasi.

“Anak-anak tidak boleh menjadi korban jarak dan migrasi. Mereka harus pulang dengan aman, terlindungi, dan memiliki masa depan yang jelas,” ujarnya.

Setiba di Indonesia, anak-anak dijemput langsung oleh Dinas KBPPPA Gresik bersama OPD terkait, camat, dan perangkat desa. Dilanjutkan pendampingan psikososial dan konseling untuk membantu proses adaptasi anak-anak, mengingat mereka lahir dan besar di luar negeri. 

BACA JUGA:Pengusaha Bakso di Korsel Akui Kerja Pemerintahan Prabowo Permudah Pekerja Migran

Pemkab Gresik juga menyiapkan rumah singgah apabila diperlukan untuk membantu proses adaptasi. Berikutnya, dokumen kependudukan akan diproses sehingga anak-anak bisa mendapatkan pendidikan dan layanan kesehatan yang layak.

Ketiga anak telah diserahkan kepada keluarga masing-masing dengan pendampingan pemerintah daerah. Rasa syukur mendalam disampaikan Siti Khotimah (50), orang tua HA. Ia tidak menyangka kepulangan anaknya ke tanah air didampingi langsung Bupati Gresik.

“Alhamdulillah senang sekali akhirnya HA bisa pulang. Tidak menyangka kepulangannya bersama Pak Bupati,” tuturnya.

BACA JUGA:Teken MoU dengan KBRI Malaysia, Bupati Gresik Pastikan Pemenuhan Hak Anak Pekerja Migran

Bupati Yani menjelaskan, kepulangan 3 anak PMI itu merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemkab Gresik dengan KBRI Indonesia di Kuala Lumpur. 

Ia menjabarkan, bahwa Gresik memiliki tujuh kantong besar PMI. Yakni di Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Dukun, Pulau Bawean (Sangkapura dan Tambak), serta Manyar.

Sumber:

Berita Terkait