Kunjungi Gresik Universal Science, Gubernur Khofifah Terpukau Instalasi Damar Kurung

Kunjungi Gresik Universal Science, Gubernur Khofifah Terpukau Instalasi Damar Kurung

Gubernur Khofifah mengunjungi Gresik Universal Science di kawasan Islamic Center Balongpanggang.-Achmad Willy Alva Reza-

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai GUS tidak hanya menyuguhkan budaya, tetapi juga memperkenalkan potensi sosial dan ekonomi setiap kecamatan di Kabupaten Gresik.

BACA JUGA:Bupati Gresik Resmikan SPPG Dapur Hibrid di Yayasan PPNU Trate

“Potensi yang ditampilkan di sini sangat lengkap. Bukan hanya budaya, tetapi juga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Ini bisa menjadi referensi bagi daerah lain,” kata Khofifah.

BACA JUGA:Teken MoU dengan KBRI Malaysia, Bupati Gresik Pastikan Pemenuhan Hak Anak Pekerja Migran

Ia menambahkan, pendekatan audio visual yang digunakan GUS dinilai relevan dengan kebiasaan belajar generasi saat ini sehingga mampu memperkuat literasi masyarakat.

BACA JUGA:Bupati Gresik Janji Beri Rumah Layak untuk Keluarga Naufal, Atlet Gimnastik Nasional yang Berpulang di Rusia

“Yang menarik, GUS mengintegrasikan literasi dengan audio visual. Masyarakat tetap memperoleh pengetahuan sekaligus meningkatkan taraf literasi,” tuturnya.

BACA JUGA:Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Sidayu, Bupati Gresik: Siap Jadi Pasar Berkelas

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah mengaku terpukau dengan Ruang Damar Kurung yang menampilkan instalasi karya Masmundari, maestro seni Damar Kurung asal Gresik.


Gubernur Khofifah mengunjungi Gresik Universal Science di kawasan Islamic Center Balongpanggang.-Achmad Willy Alva Reza-

“Ruang Damar Kurung ini luar biasa. Saya berharap dapat memantik ketertarikan generasi muda dan melahirkan talenta-talenta baru penerus Mbah Masmundari,” ujarnya.

Sebagai informasi, Gedung Gresik Universal Science terdiri dari tiga lantai dengan total 12 zona edukasi. Lantai pertama menghadirkan Interactive Map Guidance, Zona Sejarah, Zona Makanan Khas, dan Zona Peta Kebudayaan Gresik.

Di lantai dua terdapat Zona Budaya Lokal Immersive Room, Zona Sejarah Islam Gresik, serta Ruang Damar Kurung. Sementara lantai tiga dirancang sebagai ruang eksplorasi kreatif melalui Interactive Story Wall, Zona Permainan anak, dan Zona Semesta Imaji. (rez)

Sumber: