selamat menunaikan ibadah ramadan 2026

Anak-anak Dibatasi Bermedsos, Orang Dewasa Dibiarkan Ribut

Anak-anak Dibatasi Bermedsos, Orang Dewasa Dibiarkan Ribut

--

BACA JUGA:Alam Berduka, Bandung Membara

Tetapi perdebatan itu bisa berlangsung panjang.

Sangat panjang.

Seolah-olah dunia akan runtuh jika satu komentar tidak dibalas.

BACA JUGA:Operasi Lilin dan Dosa Tahunan

Di titik ini kita mulai melihat ironi kecil dalam kebijakan pembatasan usia media sosial.

Anak-anak memang sedang dipagari dari dunia digital. Mereka dianggap belum cukup matang menghadapi keramaian di dalamnya.

BACA JUGA:Sekali Isap, Langsung Narkotika

Sementara di sisi lain, orang dewasa masih bebas keluar masuk.

Dengan segala emosi yang sering kali tidak jauh berbeda dari anak-anak yang sedang berebut mainan.

Tentu saja kebijakan melindungi anak-anak tetap penting. Tidak ada yang ingin generasi muda tumbuh di tengah ruang digital yang penuh kebisingan.

BACA JUGA:Ketika Banjir Mencari Bupati

Namun mungkin ada satu hal lain yang juga layak dipikirkan.

Bukan hanya bagaimana membatasi anak-anak dari media sosial.

BACA JUGA:Drama Tumbler Berbuah Surga

Sumber: