Kediri, memorandum.co.id - Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kediri dengan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau 2023 memberikan program pelatihan berbagai bidang jenis keterampilan usaha berbasis kompetensi di sejumlah desa-desa di Kabupaten Kediri. Ada sebanyak 78 pelatihan. Mulai dari pelatihan menjahit, menyulam, menganyam maupun lainnya. Disnaker juga memprioritaskan pelatihan keterampilan kemasyarakatan bersifat lebih dominan terhadap produk apa saja yang diminati masyarakat. Agus Joko, Kepala bidang pelatihan dan produktifitas (Kabid Lattas) Disnaker Kabupaten Kediri mengatakan, pelatihan kemasyarakatan ini dipilih yang paling dominan terhadap minat sehingga produknya nanti dapat terjual ataupun laku. Dengan berbasis kompetensi karena peserta dalam pelatihan nantinya mendapatkan sertifikat berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Kompetensi (BNSP). “Kami bekerjasama dengan BNSP. Yang artinya peserta pelatihan kami ini satu langkah lebih maju dibandingkan dengan yang diikuti pelatihan lainnya. Karena mereka memegang sertifikat untuk bisa dipakai untuk melamar pekerjaan di manapun,” katanya. Pada kesempatan pelatihan keterampilan 2023 yang diselenggarakan Disnaker, Desa Grogol Kecamatan Grogol, mengambil peluang itu bagi masyarakatnya untuk ikut serta dalam pelatihan teknik anyaman di aula Balai Desa. Supariyono, Kepala Desa Grogol mengaku, ada sebanyak 20 peserta yang semuanya kaum perempuan terdiri dari ibu-ibu PKK, dan sebagian warga desa. Semuanya antusias dalam mengikuti pelatihan teknik- teknik menganyam. Mereka semua diketahui merupakan warga Desa Grogol. "Dalam pelatihan ini para peserta nantinya memperoleh sertifikat dari disnaker," katanya. Dengan adanya pelatihan ini, dia berharap bahwa pelatihan yang digelar selama 15 hari tersebut maka para ibu-ibu peserta dapat memanfaatkan dan belajar teknik menganyam dengan baik. Mereka memanfaatkan bahan-bahannya bermacam-macam yang berhubungan dengan menganyam. "Yang terpenting setelahnya, masyarakat mampu membaca peluang yang nantinya bisa menghasilkan peluang usaha mandiri bagi dirinya sendiri untuk menambah pendapatan,” jelas Kades. Supariyono menerangkan, desa hanya memberikan fasilitas, mencarikan peserta yang berminat dan pihaknya mengajukan proposal ke Disnaker untuk diadakan pelatihan tersebut. “Ke depan, mudah-mudahan desa juga memfasilitasi penjualan produk hasil anyaman tersebut agar bisa dipasarkan entah itu melalui online atau secara langsung,” harapnya. (mon/udi)
Disnaker Kabupaten Kediri Gelar Program Latihan Keterampilan Usaha
Kamis 08-06-2023,21:29 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-02-2026,16:02 WIB
Geger! Guru di Jember Diduga Telanjangi Murid karena Hilang Uang, Dispendik Beri Sanksi Keras
Minggu 08-02-2026,11:08 WIB
Aksi Demo Selasa 10 Pebruari, Uji Taji DPRD Sidoarjo Akhiri Perang Dingin Eksekutif
Minggu 08-02-2026,17:49 WIB
Tak Berizin dan Tak Bayar Sewa, Kabel FO Semrawut di Surabaya Ditertibkan Pemkot
Minggu 08-02-2026,19:00 WIB
Pertebal Ketakwaan, Jemaah Umrah Bakkah Travel Napak Tilas Jejak Perjuangan Nabi di Makkah
Minggu 08-02-2026,12:40 WIB
Isak Tangis di Sudut Kakbah, Kisah Haru 4 Sekawan Mencari Ampunan dan Kepasrahan di Tanah Suci
Terkini
Senin 09-02-2026,09:27 WIB
HPN 2026, Ujian di Post Truth Era dan Disrupsi Informasi
Senin 09-02-2026,09:23 WIB
HPN 2026: 'Pers Sehat' Bukan Sekadar Bisnis, Tapi Integritas Demokrasi
Senin 09-02-2026,09:00 WIB
Lari ke Pelukan Wanita Lain: Selalu ada Dia di Hatinya (1)
Senin 09-02-2026,08:40 WIB