Lokasi hilangnya 2 patung macan dipolice line. Surabaya, memorandum.co.id - Dua patung macan yang hilang dicuri komplotan pencuri di area Krematorium Eka Praya, Jalan Kembang Kuning, hingga kini masih dalam proses penyelidikan anggota Reskrim Polsek Sawahan, Senin (14/11/2022). Rencananya, polisi akan memeriksa dua saksi dari pihak Krematorium Eka Praya Kembang Kuning. Pemeriksaan dilalukan untuk mengungkap para pelaku yang naik pikap. "Kami akan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan di polsek," kata Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian. Untuk saat ini, polisi sudah mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman closed circuit television (CCTV). Untuk motif pencurian apakah ada persaingan bisnis atau dijual oleh para pelaku? Risky belum bisa memastikan karena belum tertangkap. Sementara itu, karyawan Krematorium Eka Praya Kembang Kuning, Ipung mengatakan, dua patung yang dicuri sudah ada di krematorium sejak 1950 atau ketika dia kali pertama bekerja. "Sejak saya kecil patung macan sudah ada di sini," ungkap dia. Bahkan, masih kata Ipung, dulu keadaan krematorium masih belum ada pembatas seperti sekarang (terbuka) dan tidak ada yang mencurinya. Menurut dia punya nilai sejarah tinggi atau tidak relatif baginya. Untuk nilai patung? Ipung mengaku bukan dirinya yang menilai atau menentukan berapa nilai nominal patung atau mempunyai nilai sejarah tinggi. "Bukan saya yang menentukan, saya tidak tahu," ujar Ipung yang sudah 30 tahun bekerja di krematorium. Pasca raibnya patung, manajeman Eka Praya sangat menyayangkan dengan kejadian ini. Pihak manajemen juga ikut mencari dengan melaporkan ke Polsek Sawahan dengan harapan pelaku cepat tertangkap. Berbeda dengan petugas keamanan Krematorium Eka Praya, Mulyono. Bahwa kepercayaan mereka, patung macan yang dicuri komplotan pencuri mempunyai nilai sejarah tinggi dan sebagai penjaga di area Krematorium. Dan sudah lama tertancap di lokasi. "Entah buat apa sama pelaku, dijual atau apa saya kurang tahu. Menurut kepercayaan patung macan itu sebagai penjaga dan punya nilai sejarah tinggi," ungkap Mulyono. Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua patung macan di area Krematorium Eka Praya, Jalan Kembang Kuning, amblas dicuri komplotan pelaku naik pikap. Aksi mereka terekam CCTV. Kejadian itu, dilaporkan ke Mapolsek Sawahan. Hingga kini para pelaku belum tertangkap dan masih dalam penyelidikan anggota kepolisian. (rio)
Polisi Selidiki Pencurian 2 Patung Macan di Krematorium Kembang Kuning
Senin 14-11-2022,18:03 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 20-07-2026,13:59 WIB
11 Tahun Baru Diungkap, Sidang Tambang Kas Desa Jenangan Ponorogo Janggal, Barang Bukti dan Dakwaan Berbeda
Senin 20-07-2026,17:46 WIB
Sidang ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (4): Jariyanto Sebut Fee Proyek Dikoordinir Rofieq, Perintah dari Suwarno
Senin 20-07-2026,21:35 WIB
BPJS Kesehatan Cabang Kediri dan Kejari Nganjuk Perkuat Sinergi Dukung Keberlanjutan Program JKN
Senin 20-07-2026,13:07 WIB
Gandeng Polije, Mas Rio Hadirkan Kampus Vokasi Negeri Pertama di Situbondo
Senin 20-07-2026,12:28 WIB
Lepas 3.000 Mahasiswa KKN Kolaboratif, Bupati Jember: Ada 31 Kampus, Kenapa Kemiskinan Masih Tinggi?
Terkini
Selasa 21-07-2026,11:28 WIB
Pesta Ulang Tahun Berdarah, Advokat di Surabaya Dihantam Keling hingga Pingsan
Selasa 21-07-2026,11:24 WIB
Kapolres Ngawi Takziah ke Rumah Aiptu Suparsiyanto, Menguatkan Keluarga yang Berduka
Selasa 21-07-2026,11:20 WIB
Tak Berizin, Pemkot Segel Sejumlah Lahan Parkir Usaha
Selasa 21-07-2026,11:16 WIB
832 Penyelenggara Parkir di Surabaya Abaikan Izin, Bapenda dan Satpol PP Ambil Tindakan Tegas
Selasa 21-07-2026,10:59 WIB