Pak RT menimpali, “Gak apa-apa. Kita belajar pelan-pelan.”
Bu Marni menggenggam tangannya, “Kamu gak harus langsung kuat.”
Epu pun kembali menangis dan akhirnya bersedia dipapah pulang oleh warga. (atp/rdh/fer/bersambung)
Pak RT menimpali, “Gak apa-apa. Kita belajar pelan-pelan.”
Bu Marni menggenggam tangannya, “Kamu gak harus langsung kuat.”
Epu pun kembali menangis dan akhirnya bersedia dipapah pulang oleh warga. (atp/rdh/fer/bersambung)