JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Maraknya pertumbuhan kafe dan restoran di Kabupaten Jombang menjadi sorotan DPRD Jombang. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak restoran.
Komisi B DPRD Jombang pun memanggil Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jombang dalam rapat dengar pendapat (RDP) guna membahas strategi optimalisasi penerimaan pajak daerah untuk tahun 2027 mendatang.
BACA JUGA:DPRD Jombang Soroti Lemahnya Pengawasan, Pabrik Ayam Belum Kantongi Izin Masih Beroperasi
Mini Kidi Wipes.--
Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, mengatakan bahwa capaian PAD seharusnya terus mengalami peningkatan setiap tahun. Menurutnya, masih banyak sektor pajak yang memiliki potensi besar untuk dimaksimalkan, mulai dari pajak minerba, BPHTB hingga pajak restoran.
“PAD yang dihasilkan seyogyanya selalu meningkat setiap tahun. Mulai dari pajak minerba, BPHTB, pajak restoran dan sektor lainnya,” ujar Anas Burhani, Kamis (28/5)
BACA JUGA:Jejak Masa Kecil Bung Karno Menguat di Ploso, DPRD Jombang Kawal Penetapan Titik Nol
Gempur Rokok Illegal--
Ia menilai, sektor kuliner menjadi salah satu sumber potensial yang perlu mendapat perhatian serius. Pasalnya, perkembangan usaha restoran dan kafe di Jombang dalam beberapa tahun terakhir cukup pesat.
“Sekarang di Jombang marak restoran dan kafe baru. Ini harus bisa dimaksimalkan. Tentu perlu komunikasi dua arah antara pelaku usaha dan pemerintah,” katanya.
BACA JUGA:DPRD Jombang Dorong Aplikasi DTSEN Terpadu, Data Bansos Dinilai Masih Amburadul
Anas juga menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penarikan pajak semata, tetapi juga harus memberikan pelayanan dan dukungan kepada pelaku usaha yang taat pajak.
“Pemerintah juga harus memberikan feedback kepada pelaku usaha yang patuh, sehingga usaha mereka bisa tetap berkembang dengan baik di Jombang,” tegasnya.
BACA JUGA:DPRD Jombang Dorong Aplikasi DTSEN Terpadu, Data Bansos Dinilai Masih Amburadul
Sementara itu, Kepala Bapenda Jombang, Solahudin Hadi Sucipto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan penerimaan daerah, khususnya dari sektor restoran dan kafe.