DPRD Jombang Ingatkan PUPR Percepat Proyek, Serapan Anggaran Baru 47 Persen
Komisi C DPRD Jombang hearing dengan Dinas PUPR membahas serapan anggaran dan progres proyek.--
JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Komisi C DPRD Jombang mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang mempercepat pelaksanaan proyek APBD 2026 agar tidak kembali mengalami keterlambatan.
Peringatan tersebut disampaikan dalam rapat kerja evaluasi serapan anggaran dan progres pelaksanaan kegiatan yang digelar di ruang Komisi C DPRD Jombang, Kamis 16 Juli 2026.
Ketua Komisi C DPRD Jombang M Zahrrul Jihad menegaskan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat waktu.
"Kami tidak ingin ada proyek yang kembali mengalami keterlambatan. Jangan sampai pekerjaan yang seharusnya selesai di APBD murni justru baru dikerjakan ketika pembahasan P-APBD. Itu jelas tidak efektif," tegasnya.
BACA JUGA:Dua Raperda Inisiatif Dikebut, DPRD Jombang Perkuat Perlindungan Guru dan Ketenteraman Masyarakat

Gempur Rokok Illegal--
Dari paparan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang, Komisi C DPRD Jombang mencatat progres pelaksanaan kegiatan telah mencapai sekitar 50 persen.
Selain itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jombang meminta percepatan terus dilakukan agar seluruh proyek dapat diselesaikan sesuai target.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang Imam Bustomi mengatakan secara umum pelaksanaan kegiatan masih berada di jalur yang telah direncanakan.
"Bahkan beberapa paket pekerjaan awal sudah selesai. Sebagian saat ini dalam proses pencairan, sedangkan lainnya masih berproses di BPKAD," jelasnya.
BACA JUGA:Komisi A DPRD Jombang Soroti Pembiaran Baliho Ilegal, Satpol PP Dinilai Tak Tegas
Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang mengelola pagu sekitar Rp 115 miliar pada APBD 2026 dengan porsi terbesar dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan melalui bidang bina marga.
Sementara itu, realisasi penyerapan anggaran hingga pertengahan tahun baru mencapai sekitar 47 persen.
"Secara anggaran memang baru sekitar 47 persen. Namun pelaksanaan kegiatan terus bergerak dan kami optimistis target penyerapan maupun penyelesaian pekerjaan dapat tercapai sesuai jadwal," pungkas Imam Bustomi. (war)
Sumber:






