Pengobatan Kanker Mahal, Baniyem Terbantu Program JKN

Rabu 15-04-2026,21:54 WIB
Reporter : Ahmad Rifai
Editor : Aris Setyoadji

KEDIRI, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Program Jaminan Kesehatan Nasional membantu Baniyem (56), warga Kabupaten Kediri, menjalani pengobatan kanker payudara tanpa biaya dari pemeriksaan hingga kemoterapi, Rabu 15 April 2026.

Baniyem menuturkan keluhan awal berupa rasa sakit pada bahu hingga tangan sebelum memeriksakan diri ke puskesmas.


Mini Kidi Wipes.--

Ia kemudian mendapat rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan.

“Sekitar dua bulan lalu, bahu sampai tangan saya terasa sakit semua. Dari situ saya berobat ke puskesmas, lalu dirujuk ke RS Pare. Namun, karena saat itu fasilitas kemoterapi belum tersedia, saya kembali dirujuk ke RSUD Gambiran Kota Kediri untuk menjalani pengobatan lebih lanjut,” ujar Baniyem.

Sebagai peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah yang didaftarkan pemerintah daerah, ia memperoleh layanan mulai pemeriksaan, operasi, hingga kemoterapi.

BACA JUGA:Bayar Iuran Sebelum Tanggal 10, Wujud Gotong Royong Peserta JKN

Seluruh layanan tersebut dijalani tanpa harus memikirkan biaya pengobatan.

“Saya merasa sangat beruntung karena ada BPJS Kesehatan. Kalau tidak ada JKN, saya tidak tahu bagaimana harus menjalani pengobatan ini, karena pasti membutuhkan biaya yang sangat besar. Saya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu mendaftarkan saya, sehingga saya bisa tetap berobat sampai sekarang,” ungkapnya.

Ia juga mengaku pelayanan selama pengobatan berjalan baik tanpa biaya tambahan.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

“Selama menjalani pengobatan, saya sama sekali tidak mengeluarkan biaya, seratus rupiah pun tidak ada. Bahkan, sejak pemeriksaan awal di puskesmas, operasi, hingga dirujuk ke RSUD Gambiran, saya juga tidak diminta biaya tambahan. Karena itu, saya benar-benar merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi menyebut kisah tersebut menjadi bukti manfaat Program JKN.

Ia juga mengapresiasi peran pemerintah daerah dalam menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

BACA JUGA:Peserta JKN Rasakan Kemudahan Cek Kepesertaan Lewat PANDAWA

“Pengobatan kanker membutuhkan biaya yang sangat besar. Namun melalui Program JKN, peserta tetap dapat menjalani pemeriksaan, operasi, hingga kemoterapi tanpa dibayangi kekhawatiran biaya. Kami juga mengapresiasi peran pemerintah daerah yang telah mendaftarkan dan menjamin iuran peserta, sehingga akses layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata. Karena itu, peserta perlu memastikan status kepesertaannya selalu aktif agar manfaat JKN dapat dirasakan saat dibutuhkan,” jelasnya. (*)

Kategori :