Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Sosialisasi Program Merata 2026, Wali Kota Kediri Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Sosialisasi Program Merata 2026, Wali Kota Kediri Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Wali Kota Vinanda/Mbak Wali memberikan sambutan.--

KEDIRI, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wali Kota KEDIRI, Vinanda Prameswati menekankan beberapa hal penting terkait pelaksanaan Program MERATA. Hal tersebut disampaikan saat membuka Bimtek Pokmas Pelaksana Program Pembangunan Daerah Berbasis Kelurahan (Program MERATA), Selasa 2 Juni 2026. Acara dilaksanakan di Ruang Joyoboyo Balai Kota KEDIRI. Diikuti oleh Kasi Ekbang beserta 3 pelaksana swakelola. Lalu secara zoom diikuti Camat, Lurah, dan Pokmas. 

"Keberhasilan pembangunan ini bukan hanya ditentukan dari ketersediaan anggaran. Melainkan juga ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Oleh karena itu program MERATA ini berupaya untuk mendorong partisipasi masyarakat," ujarnya.

BACA JUGA:Forum Reboan Kemendagri, Wali Kota Kediri Paparkan Tantangan Pembangunan


Mini Kidi Wipes.--

Mbak Wali menjelaskan dalam pelaksanaan Program MERATA nanti masyarakat diharapkan bukan hanya sebagai penerima manfaat, namun juga menjadi pelaku utama dalam pembangunan. Program ini bukan hanya sekedar pembangunan fisik di tingkat kelurahan. Apabila berpatokan hanya pada estetika tanpa memperhatikan manfaat tentunya semua akan mubazir.

"Kita niatkan Program MERATA ini sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pembangunan yang betul-betul lahir dari kebutuhan masyarakat. Kemudian dilaksanakan masyarakat dan manfaatnya nyata dirasakan oleh masyarakat," jelasnya.

BACA JUGA:SPMB 2026/2027, Wali Kota Kediri Tegaskan Obyektif, Transparan, dan Tanpa Diskriminasi

Program MERATA dirancang agar pembangunan tidak hanya berpusat pada titik tertentu. Tetapi menyentuh seluruh wilayah secara adil, merata dan memperhatikan potensi lokal daerah di masing-masing kelurahannya. Masyarakat harus berperan serta dalam program ini. Program MERATA hadir untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Agar program ini berjalan sesuai aturan, butuh pengawasan bukan hanya dari OPD namun juga dari masyarakat.

Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat melalui mekanisme swakelola bukan hanya sekedar melibatkan masyarakat sebagai pelaksana. Tetapi juga bentuk penguatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Agar bisa menjadi bagian penting dalam seluruh proses pembangunan. 

BACA JUGA:Wali Kota Kediri Tinjau Penyaluran Program ATM Beras, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga

"Saya tegaskan kepercayaan ini harus diikuti dengan tanggung jawab yang besar. Artinya Bapak Ibu selaku pokmas akan mengelola seluruh kegiatan pembangunan yang berasal dari uang negara yang mana setiap rupiah dipertanggungjawabkan secara benar, transparan dan akuntabel. Bimtek hari ini menjadi bekal Bapak Ibu dalam menjalankan pembangunan agar di kemudian hari tidak timbul masalah hukum," tegasnya.


Gempur Rokok Illegal--

Pada kesempatan ini, wali kota termuda itu menekankan lima arahan penting dalam pelaksanaan Program MERATA. Pertama, kerja sesuai aturan bukan kebiasaan. Mematuhi pedoman teknis dan administrasi. Kedua, jaga integritas sejak perencanaan. Hindari memanipulasi spesifikasi dan laporan. Pembangunan harus tuntas fisik, administrasi dan hukum. Ketiga, perkuat fungsi pengawasan. Memastikan pekerjaan sesuai rencana dan segera berkoordinasi apabila muncul kendala. Keempat, mengedepankan transparasi dan keterbukaan. Kelima, jaga nama baik institusi.

Turut hadir, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Pj Sekda Endang Kartika, Kepala OPD terkait, dan tamu undangan lainnya.(fai)

Sumber: